PROFESI-UNM.COM – Momentum Hari Lahir (Harlah) ke-50 LPM Profesi UNM turut menghadirkan sejumlah alumni lintas generasi, salah satunya Kanda Lang Gassa. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya LPM Profesi sebagai ruang berkarya yang membentuk kebiasaan menulis dan berpikir kritis bagi Mahasiswa.
Kanda Lang Gassa mengenang perjalanan awal pengembangan tabloid sebagai salah satu tonggak penting dalam sejarah LPM Profesi.
Menurutnya, kehadiran tabloid menjadi bagian dari proses berkarya yang memberi nilai lebih, baik secara personal maupun kelembagaan.
“Bagi saya, ini adalah sebuah lembaga, sebuah institusi berkarya. Tabloid yang kita adakan tahun 1987 itu luar biasa, melengkapi saya pribadi dan melengkapi karya saya untuk institusi ini,” kenangnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengingatkan bahwa LPM Profesi tidak hanya berfungsi mencetak wartawan. Lebih dari itu, lembaga ini membangun kebiasaan menulis dan berkarya yang akan terus melekat dalam diri setiap anggotanya.
“Jangan berpikir lembaga ini hanya untuk menjadi wartawan, karena kebiasaan menulis dan berkarya itu akan terbawa ke mana pun kita melangkah,” ungkapnya.
Menurutnya, pengalaman berproses di LPM Profesi akan memberikan dampak jangka panjang. Hasil dari proses tersebut akan dirasakan ketika anggota terjun ke berbagai bidang, baik politik, pendidikan, maupun pers.
“Hasil dari proses di sini akan kalian rasakan ketika sudah berkarya, baik di lembaga politik, pendidikan, maupun pers,” tuturnya.
Ia juga mendorong generasi saat ini untuk terus menjaga semangat berkarya dan melanjutkan tradisi literasi yang telah dibangun. (*)
*Reporter: Febrianingsih Alsa Putri







