Zulkifli Hasan Beri Pemahaman Terkait Pancasila untuk Satukan Bangsa

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 7 Mei 2017 - 20:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI), Zulkifli Hasan memberikan kuliah umum di Ruang Teater Lantai 3 Menara Pinisi, Minggu (7/5) – (Foto: Muh. Agung Eka S – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI), Zulkifli Hasan memberikan pemahaman terkait pancasila yang merupakan dasar negera Indonesia dalam rangka mempersatukan bangsa. Hal ini disampaikan saat membawakan kuliah umum di Ruang Teater Lantai 3 Menara Pinisi, Minggu (7/5).

Menurutnya, setiap unsur dalam pancasila selalu memiliki makna dan itu harus dipahami oleh setiap rakyat. Ketuhanan yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang adil dan beradab misalnya. Prinsipnya menegaskan bahwa bangsa indonesia adalah bangsa yang bertuhan dan juga saling kasih sayang, cinta kasih, menghormati, menghargai, membantu senasib sepenanggungan.

“Karena itu kita memiliki iman. Indonesia bukan negara islam tetapi indonesia negara pancasila. Bukan pula negara ateis tetapi negara bertuhan. Kemudian prinsipnnya bangsa Indonesia wajib mengimani dan menganut agama masing-masing,” katanya.

Kemudian, Persatuan indonesia. Yang menjelaskan bahwa mendirikan suatu bangsa Negara Kesatuan Repulik Indonesia untuk seluruh rakyat Indonesia. Memiliki prinsip yakni suatu kebangsaan yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan yang senasib dan sepenanggungan.

“Kalau ada rakyat yang tidak berdaya, kalau ada rakyat yag tersakiti, kalau ada rakyat yang dihinnakan, kalau ada rakyat yangg dizalimi, kalau ada rakyat yang tidak bisa pergi sekolah, kalau ada rakyat yang tidak bisa pergi kerumah sakit, kalau ada rakyat yang kelaparan maka negara mesti hadir. Negara hadir dan membantu melayani mereka tanpa alasan apapun tanpa terkecuali. Itulah nasionalisme,Kalau ada sumber daya alam, maka dipergunakan sebesar-besarnya untuk rakyat indonesia,” tegasnya

Baca Juga Berita :  Lestarikan Budaya Mandar, Mahasiswa KKN UNM Akan Adakan Gasebo se-Kabupaten Majene

Selain tiga hal tersebut yang perlu dipahami, musyawah dan mufakat merupakan hal yang tidak boleh dilupakan. Sebab, hal tersebut yang semestinya menjadi dasar demokrasi tidak boleh ada perbedaan.

“Sekarang berkembang kami, kamu. Kelompok kami bukan kelompok kamu. Kita dan kalian juga berbeda, padahal kita pancasila yang sepenanggungan. Dan terjadi persaingan antar saudara, bahkann seperti musuh. Kalau ada permasalahan, disinalah gunanya musyawarah mufakat,” tambahnya. (*)


*Reporter: Ayu Ananda Pratiwi

Berita Terkait

Dies Natalis ke-65, Plt Rektor Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif dan Unjuk Prestasi Nasional
Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa
Gratiskan Jas Almamater Maba 2026, Mekanisme Pengambilan Belum Jelas Hingga Kini
Prinsip.id Wadahi Ratusan Mahasiswa Mengabdi di Pelosok
UKM SAR Buka Rekrutmen Diklatsar XXV
Tembus Tingkat Nasional, Mahasiswi FBS Jadi Finalis Pilmapres 2026 Perwakilan LLDIKTI IX
Build with AI 2026 Bekali Talenta AI Makassar
Berita ini 24 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:10 WITA

Dies Natalis ke-65, Plt Rektor Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif dan Unjuk Prestasi Nasional

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:37 WITA

Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:17 WITA

Gratiskan Jas Almamater Maba 2026, Mekanisme Pengambilan Belum Jelas Hingga Kini

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:42 WITA

Prinsip.id Wadahi Ratusan Mahasiswa Mengabdi di Pelosok

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:19 WITA

UKM SAR Buka Rekrutmen Diklatsar XXV

Berita Terbaru

Grafis Pembagian Sesi PKKMB UNM 2026, (Foto: Dok. Profesi)

Informatif

Tips Maba Hadapi PKKMB, Cek Jadwal dan Siapkan Diri

Sabtu, 8 Agu 2026 - 00:01 WITA

Potret St. Aisyah Nur Fadillah Peraih 1st Runner Up Putri Kabupaten Pangkep, (Foto: Ist.)

Prestasi

Mahasiswi FBS Raih 1st Runner Up Putri Pangkep 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 23:28 WITA

Potret Maman Suryaman Dosen PBSI UNY saat Sampaikan Sambutan pada Pekan Pujangga, (Foto : Nur Hafizhah)

Agendasiana

Dosen PBSI UNY Soroti Peran Sastra dalam Menjaga Bahasa Ibu

Jumat, 7 Agu 2026 - 23:07 WITA

Potret Kerusakan Fasilitas di FMIPA UNM, Foto: (Dok. Profesi)

Profesiana

Dua Nama Utama Diduga Dalangi Kerusuhan FMIPA

Jumat, 7 Agu 2026 - 23:00 WITA