PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Dema JBSI Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menyelenggarakan Seminar Pekan Pujangga. Selain itu, kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Teater Lantai 3 Gedung Menara Pinisi UNM pada Jumat (7/8).
Acara ini mengusung tema “Dari Bahasa Ibu ke Ruang Digital: Suara Generasi, Data Linguistik, dan Masa Depan Sastra Indonesia”. Kegiatan tersebut menghadirkan jajaran narasumber tepercaya, di antaranya Dyah Werdiningsih, Dosen PBSI Universitas Islam Malang, Maman Suryaman, Dosen PBSI Universitas Negeri Yogyakarta, dan Faisal Oddang, Penulis Buku. Selain itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulawesi Selatan, Andi Mirna turut hadir mewakili Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati.
Dalam sambutannya, Pembina Himaprodi PBSI Asri Ismail, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tamu undangan dan peserta. Juga, pihaknya merasa bangga atas kerja keras panitia yang berhasil merancang kegiatan bergengsi ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Perlu Bapak dan Ibu tahu, anak-anak Himaprodi ini sebenarnya adalah anak-anak yang berprestasi. Sejak tahun 2022 sampai sekarang, mereka sudah 5 kali berturut-turut menjadi juara Abdidaya Ormawa se-nasional,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kader Himaprodi PBSI selalu aktif berkontribusi dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas). Dedikasi dan militansi pengurus menjadi kunci utama keberhasilan berbagai program kerja organisasi.
”Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dalam 2 tahun terakhir menjadi prodi paling banyak peminatnya di Fakultas Bahasa dan Sastra. Ini adalah dampak positif dari berbagai kegiatan yang dilaksanakan adik-adik kita,” tambahnya.
Melalui penutupan acara ini, pihak pembina berharap Himaprodi PBSI UNM terus konsisten melahirkan inovasi. Organisasi diharapkan terus memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan bahasa, sastra, dan pendidikan di Indonesia. (*)
*Reporter: Febrianingsih Alsa Putri







