PROFESI-UNM.COM – Dalam rangka kegiatan Dies Natalis Universitas Negeri Makassar (UNM) ke-65. Terdapat kegiatan Lontara International Conference yang bertempat di Ballroom Teater Lantai 2 Menara Pinisi UNM, Jumat (17/7).
Kegiatan ini mengangkat tema ‘Crossing Boundaries: Language, Literature, and Culture in the Age of AI and Global Interconnectivity’. Kemudian, salah satu narasumber yang turut hadir adalah Like Rascova Oktaberlina.
Kehadiran Kecerdasan Buatan (AI) kini sukses mendobrak batasan bahasa internasional sekaligus mendongkrak kualitas karya ilmiah mahasiswa di perguruan tinggi. Like Rascova Oktaberlina menuturkan teknologi ini sangat membantu mahasiswa mencerna materi asing melalui fitur rangkuman dan pemetaan konsep
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kecerdasan buatan akan sangat membantu kita untuk mencerna materi yang tertulis dalam bahasa Inggris, sehingga kita tidak kehilangan esensi atau isi dari materi-materi tersebut, sekaligus membuat kita lebih cepat untuk mempelajari atau mencerna isinya,” tuturnya.
Selain pemetaan materi, fitur transkripsi otomatis dan penerjemahan waktu nyata (real-time translation) juga menjadi pilar penting dalam interaksi lintas budaya di lingkungan kampus. Teknologi tersebut terbukti mempermudah komunikasi dengan mahasiswa internasional yang berasal dari berbagai negara seperti Libya, Palestina, hingga Maroko.
“Ketika mereka datang ke ruangan saya untuk menanyakan urusan akademik, mereka menggunakan ponsel mereka dan mengatakan semuanya dalam bahasa Indonesia. Jadi, saya pun bisa memahaminya. Begitu pula sebaliknya, percakapan bisa terus berjalan,” tambahnya.(*)
*Reporter: Ratna Wulandari







