UKM Seni UNM Pamerkan Budaya Desa Adat Karampuang Melalui Prakarsa

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 9 Desember 2019 - 12:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seni Universitas Negeri Makassar (UNM) menghelat malam puncak Pentas Rasa dan Karsa (PRAKARSA). Kegiatan yang mengangkat budaya masyarakat Desa Adat Karampuang ini diadakan di Lapangan Futsal Gunung Sari UNM, senin (9/12).

Ketua umum UKM Seni Gilang Benazhir A., mengungkapkan bahwa sebelum malam puncak ini UKM Seni UNM telah melakukan observasi budaya terlebih dahulu.

Kegiatan Prakarsa sendiri dimulai pada bulan oktober. Sedangkan observasi budaya dilaksanakan di akhir bulan yang diikuti oleh 20 lebih anggota UKM Seni UNM.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Observasi budayanya dilaksanakan selama 7 hingga 10 hari. Jadi setiap anggota UKM Seni UNM memiliki kesempatan yang sama untuk ikut serta melakukan observasi di Desa Karampuang”, ungkapnya

Baca Juga Berita :  Kritik Pimpinan Kampus, Demonstran Bawa Fasilitas Rusak

Mahasiswa jurusan Manajemen ini menambahkan bahwa pemilihan salah satu Desa di Kabupatan Sinjai yaitu Desa Adat Karampuang didasarkan pada beberapa kriteria yaitu masyarakatnya masih menjunjung nilai-nilai kearifan lokal serta  adat istiadat yang masih dipertahankan hingga saat ini.

Salah satu budaya yang terdapat di desa tersebut ialah Mappugau Sihanua yang merupakan upacara adat sebagai bentuk rasa syukur akan hasil panen pertanian.

“Sebenarnya banyak opsi desa yang akan dikunjungi namun karena beberapa hal kami memilih Desa Adat Karampuang. Kami ingin memunculkan budaya di desa tersebut yang belum dikenal oleh masyarakat umum”, kata mahasiswa asal Makassar ini.

Baca Juga Berita :  Pengurus Baru BKMF Sinapsis FIKK UNM Resmi Dilantik

Ia juga berharap dengan adanya Prakarsa ini kita sebagai orang yang bergelut dibidang kesenian, dapat terus melestarikan nilai-nilai kearifan lokal yang ada di kawasan Sulawesi Selatan hingga luar Sulawesi. Ia menambahkan bahwa mahasiswa memiliki peranan penting dalam melestarikan budaya.

“Kita sebagai mahasiswa sudah sepatutnya terus melestarikan budaya Indonesia yang kita miliki saat ini. Seperti pada malam hari ini budaya-budaya Desa Adat Karampuang kita tuangkan dalam bentuk pementasan” harapnya. (*)

*Reporter: Nany Khadijah

Berita Terkait

Sindir Ketimpangan Kelas, Hima Manajemen Desak Pembenahan Gedung BU Lewat Workshop Advokasi
Hima Manajemen Gelar Workshop Advokasi Dan Riset Aksi
Asah Kemampuan Riset, LPM Penalaran Gelar PMP XXIX
Ketua Formatur BEM FEB Resmi Terpilih Melalui Mufak XV
Muktamar XXVI Dihya Abdul Robanni Ajak Kader Perkuat Amanah dan Dakwah
FSD Gelar Drawing Day 2026 sebagai Ruang Ekspresi Seni Gambar Manual
Jelang Milad ke-17, Persiapan Panitia Aksara FIP UNM Capai 80 Persen
Milad ke-17, Aksara FIP UNM Hadirkan Konsep Teaterikal
Berita ini 166 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:18 WITA

Sindir Ketimpangan Kelas, Hima Manajemen Desak Pembenahan Gedung BU Lewat Workshop Advokasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:12 WITA

Hima Manajemen Gelar Workshop Advokasi Dan Riset Aksi

Senin, 22 Juni 2026 - 18:18 WITA

Asah Kemampuan Riset, LPM Penalaran Gelar PMP XXIX

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:28 WITA

Ketua Formatur BEM FEB Resmi Terpilih Melalui Mufak XV

Senin, 18 Mei 2026 - 19:52 WITA

Muktamar XXVI Dihya Abdul Robanni Ajak Kader Perkuat Amanah dan Dakwah

Berita Terbaru