Jelang Pemilihan Rektor, Dekan FEB Tekankan Pembenahan Sarana dan SDM

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Dekan FEB UNM, Basri Bado, (Foto: Int.)

Potret Dekan FEB UNM, Basri Bado, (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Makassar (UNM), Basri Bado menilai calon rektor yang akan memimpin UNM ke depan harus memenuhi persyaratan administrasi serta memiliki visi dan misi yang mampu membawa kemajuan universitas.

Ia mengatakan calon rektor wajib memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan panitia, baik dari sisi kualifikasi maupun kepangkatan. Menurutnya, syarat tersebut menjadi dasar dalam menentukan pemimpin yang layak memimpin UNM.

“Tentu yang pertama adalah yang memenuhi syarat yang ditentukan oleh panitia, baik secara kualifikasi maupun secara pangkat dan golongan. Kalau dari sisi pangkat, minimal lektor kepala,” katanya, Selasa (21/7)

Lebih lanjut, Basri menilai calon rektor juga harus memiliki visi dan misi yang jelas untuk membawa UNM menjadi universitas terkemuka hingga berdaya saing internasional. Menurutnya, target tersebut perlu lebih awal adanya pembenahan di lingkungan internal universitas.

“Yang kedua adalah memiliki visi dan misi yang bisa mengembangkan UNM menjadi lebih baik lagi, bahkan menuju world class university. Untuk mencapainya, yang perlu dibenahi lebih dulu adalah internal, terutama sarana dan prasarana serta sumber daya manusia,” ujarnya.

Baca Juga Berita :  Menteri Keuangan: Indonesia Perlu 45 Tahun Perbaiki Kualitas Pendidikan

Terakhir, ia menegaskan pembenahan fasilitas akademik dan peningkatan kualitas dosen menjadi dua prioritas utama yang harus mendapat perhatian rektor terpilih. Menurutnya, penguatan kedua aspek tersebut akan mempercepat peningkatan daya saing UNM di tingkat nasional maupun internasional.

“Paling tidak 90 persen dosen sudah berkualifikasi doktor atau minimal 30 persen telah menjadi guru besar. Dengan begitu, UNM akan lebih siap bersaing di tingkat nasional dan internasional,” tutupnya.

*Reporter: Nurkhaerunnisa Aszahra Saleh

Berita Terkait

Bahas Solusi Kontekstual Geometri Lewat Lukisan Rumah Tongkonan, Mahasiswa Matematika Sabet Juara Esai di Unmul
FEB Perkuat Tata Kelola Keuangan UMK Desa Balleanging Lewat Program Pengabdian Masyarakat
Mahasiswa UNM Raih Gold Award IICE 2026 Lewat Inovasi GEOCULTURE-AR
Pamerkan Alat Peraga Kreatif, FMIPA Ubah Paradigma Belajar Matematika
Usung Teknologi Tepat Guna, FT Tampilkan Berbagai Karya Inovatif
Inovasi Pembelajaran Bangun Ruang Berbasis AI, AR, dan Etnomatematika Raih Gold Award
Inovasi Sepeda Listrik Energi Terbarukan di Stand Pameran Pendidikan FT
Open Recruitment Bakti Sosial XI, Ajak Mahasiswa Wujudkan Pengabdian Nyata
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:25 WITA

Bahas Solusi Kontekstual Geometri Lewat Lukisan Rumah Tongkonan, Mahasiswa Matematika Sabet Juara Esai di Unmul

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:44 WITA

FEB Perkuat Tata Kelola Keuangan UMK Desa Balleanging Lewat Program Pengabdian Masyarakat

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:39 WITA

Mahasiswa UNM Raih Gold Award IICE 2026 Lewat Inovasi GEOCULTURE-AR

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:32 WITA

Jelang Pemilihan Rektor, Dekan FEB Tekankan Pembenahan Sarana dan SDM

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:26 WITA

Pamerkan Alat Peraga Kreatif, FMIPA Ubah Paradigma Belajar Matematika

Berita Terbaru

Potret Perbaikan Fasilitas di Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, (Foto: Febrianingsih Alsa Putri)

Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum

Perbaikan Fasilitas, WD II FISH Minta Mahasiswa Rawat Ruang Kelas

Selasa, 11 Agu 2026 - 19:00 WITA

Foto Penyerahan Palu Sidang UKM LPM Penalaran di Rumah Adat Luwu, Benteng Somba Opu, (Foto: Ist.)

LPM Penalaran UNM

LPM Penalaran Buka Ruang Kritik untuk Benahi Kepengurusan

Minggu, 9 Agu 2026 - 16:33 WITA