PROFESI-UNM.COM – Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Makassar (UNM), Basri Bado menilai calon rektor yang akan memimpin UNM ke depan harus memenuhi persyaratan administrasi serta memiliki visi dan misi yang mampu membawa kemajuan universitas.
Ia mengatakan calon rektor wajib memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan panitia, baik dari sisi kualifikasi maupun kepangkatan. Menurutnya, syarat tersebut menjadi dasar dalam menentukan pemimpin yang layak memimpin UNM.
“Tentu yang pertama adalah yang memenuhi syarat yang ditentukan oleh panitia, baik secara kualifikasi maupun secara pangkat dan golongan. Kalau dari sisi pangkat, minimal lektor kepala,” katanya, Selasa (21/7)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, Basri menilai calon rektor juga harus memiliki visi dan misi yang jelas untuk membawa UNM menjadi universitas terkemuka hingga berdaya saing internasional. Menurutnya, target tersebut perlu lebih awal adanya pembenahan di lingkungan internal universitas.
“Yang kedua adalah memiliki visi dan misi yang bisa mengembangkan UNM menjadi lebih baik lagi, bahkan menuju world class university. Untuk mencapainya, yang perlu dibenahi lebih dulu adalah internal, terutama sarana dan prasarana serta sumber daya manusia,” ujarnya.
Terakhir, ia menegaskan pembenahan fasilitas akademik dan peningkatan kualitas dosen menjadi dua prioritas utama yang harus mendapat perhatian rektor terpilih. Menurutnya, penguatan kedua aspek tersebut akan mempercepat peningkatan daya saing UNM di tingkat nasional maupun internasional.
“Paling tidak 90 persen dosen sudah berkualifikasi doktor atau minimal 30 persen telah menjadi guru besar. Dengan begitu, UNM akan lebih siap bersaing di tingkat nasional dan internasional,” tutupnya.
*Reporter: Nurkhaerunnisa Aszahra Saleh







