PROFESI-UNM.COM – Ramadan tidak hanya identik dengan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momentum memperbaiki kualitas ibadah. Sejumlah tips Ramadan yang jarang diketahui dapat membantu umat Muslim menjalani puasa secara lebih optimal.
Salah satu hal yang kerap luput dari perhatian ialah niat puasa. Dalam kondisi tertentu, umat Muslim masih dapat berniat puasa setelah bangun sahur selama waktu Subuh belum tiba dan tetap berniat menjalankan puasa wajib.
Selain itu, ajaran Islam menganjurkan umat Muslim menunda sahur hingga mendekati azan Subuh. Kebiasaan ini membantu menjaga stamina tubuh agar tetap kuat menjalani aktivitas sepanjang hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, Ramadan juga mengajarkan keseimbangan antara ibadah dan kesehatan. Tidur siang singkat atau qailulah membantu memulihkan energi sehingga tubuh tetap segar saat berpuasa.
Banyak orang belum menyadari bahwa menjaga lisan menjadi kunci kesempurnaan puasa. Menghindari ghibah, perkataan kasar, dan perdebatan sia-sia dapat memberi nilai lebih daripada sekadar menahan lapar.
Waktu menjelang berbuka menjadi momen mustajab untuk berdoa. Umat Muslim dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk memanjatkan doa sekaligus melakukan refleksi diri.
Pemahaman terhadap hal-hal sederhana namun penting ini membantu umat Muslim menjalani Ramadan secara lebih bermakna. Selain itu, puasa juga tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga membentuk kedisiplinan serta kepekaan spiritual. (*)
*Reporter: Muhammad Rusman







