TABLOID EDISI SNBP 2026

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 2 April 2026 - 21:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TABLOID SNBP 2026

TABLOID SNBP 2026

 

PROFESI-UNM.COM – Musyawarah Fakultas (Mufak) XIV Lembaga Kemahasiswaan Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar tidak hanya berakhir pada keterlambatan pelantikan, tetapi juga membuka persoalan yang lebih dalam. Lemahnya tata kelola demokrasi mahasiswa di tengah bayang-bayang birokrasi. Ketika forum tertinggi mahasiswa justru berujung buntu, wajar jika publik bertanya ada apa dengan mekanisme yang selama ini dianggap sakral?

Dugaan intervensi birokrasi bukanlah hal baru, tetapi kerap muncul di momen penting. Waktu pelaksanaan yang terasa terburu-buru hingga minimnya calon menjadi tanda bahwa ada tekanan yang dirasakan, meski tidak terlihat secara langsung. Dalam kondisi seperti ini, intervensi tidak selalu berbentuk perintah, tetapi bisa hadir sebagai situasi yang membatasi ruang gerak mahasiswa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, menyalahkan birokrasi sepenuhnya juga tidak tepat. Mufak justru menunjukkan adanya masalah internal yang tidak bisa diabaikan. Ketika syarat indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal sudah tercantum jelas dalam Pedoman Lembaga Kemahasiswaan (PLK), keputusan untuk tetap meloloskan calon yang tidak memenuhi syarat adalah risiko yang disengaja. Forum seolah berjalan dengan prinsip yang penting ada, bukan yang benar-benar layak.

Baca Juga Berita :  Wisudawan Terbaik FT UNM Berikan Tips Seimbangkan Studi dan Organisasi

Di titik ini, lembaga kemahasiswaan terlihat kehilangan arah. Demokrasi yang seharusnya berjalan sesuai aturan justru berubah menjadi kompromi. Kaderisasi yang lemah membuat pilihan calon terbatas, sementara persiapan yang terburu-buru mempersempit ruang diskusi. Akibatnya, Mufak bukan lagi ruang musyawarah yang matang, melainkan sekadar tempat mencari jalan keluar cepat.

Di sisi lain, birokrasi memiliki dasar aturan yang jelas. Penundaan pelantikan karena IPK adalah konsekuensi dari regulasi yang berlaku. Namun, persoalan muncul ketika keterlibatan birokrasi dirasa terlalu jauh masuk ke urusan teknis lembaga mahasiswa. Yang seharusnya pembinaan mulai terasa seperti campur tangan. Di sinilah krisis kepercayaan itu muncul, mahasiswa merasa diatur, sementara birokrasi merasa hanya menjalankan aturan.

Baca Juga Berita :  TABLOID EDISI 269 DESEMBER 2023

Lebih jauh, perbedaan pandangan antarhimpunan soal kesiapan Mufak menunjukkan adanya masalah komunikasi di internal. Minimnya konsolidasi sebelum forum menjadi bukti bahwa persoalan ini bukan kejadian tiba-tiba, melainkan hasil dari kurangnya persiapan. Forum yang seharusnya menjadi puncak justru berjalan di atas dasar yang belum kuat.

Kini, nasib LK FT UNM benar-benar berada dalam ketidakpastian. Bukan hanya soal siapa yang akan dilantik, tetapi juga soal bagaimana kepercayaan itu dibangun kembali. Jika sejak awal prosesnya sudah bermasalah, hasilnya pun akan terus dipertanyakan.

Pada akhirnya, polemik ini harus menjadi peringatan serius. Bagi lembaga kemahasiswaan, ini tanda bahwa demokrasi tidak bisa dijalankan setengah-setengah. Bagi birokrasi, ini pengingat bahwa pembinaan tidak boleh berubah menjadi dominasi. Jika keduanya tidak menjadikan ini sebagai bahan evaluasi, masalah serupa akan terus terulang, hanya dengan aktor yang berbeda, tetapi cerita yang sama.

Berita Terkait

E-TABLOID 297
E-TABLOID 296
E-TABLOID SNBT 2026
E-TABLOID 295
E-TABLOID 294
E-TABLOID 293
E-TABLOID 292
Tabloid Edisi 291
Berita ini 469 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:36 WITA

E-TABLOID 297

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:03 WITA

E-TABLOID 296

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:31 WITA

E-TABLOID SNBT 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 23:02 WITA

E-TABLOID 295

Senin, 13 April 2026 - 23:22 WITA

E-TABLOID 294

Berita Terbaru

Poster Open dan Pekan Pujangga 2026, (Foto: Int.)

Fakultas Bahasa dan Sastra

Open dan Pekan Pujangga 2026 Gelar Lomba Esai Nasional Kategori Universitas

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:08 WITA

Sampul E-TABLOID 297

E-Tabloid

E-TABLOID 297

Rabu, 15 Jul 2026 - 21:36 WITA

Potret Farida Patittingi Pada Sambutannya Wisuda Periode Juli 2026 (Foto: Dok. profesi).

Wisuda

Wisuda Periode Juli, Lulusan Terbaik Terima Hadiah Taplus

Rabu, 15 Jul 2026 - 01:49 WITA