Surat Permohonan Mandek Tanpa Respon Pimpinan, BEM Bawakan Tuntutan ke Jalan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 21:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto para demonstrasi saat membentangkan spanduk berisikan tuntutan, (Foto : Florencya Alnisa Christin)

Foto para demonstrasi saat membentangkan spanduk berisikan tuntutan, (Foto : Florencya Alnisa Christin)

PROFESI-UNM.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan aksi internal tuntut kebebasan demokrasi mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini bertempat di depan Gedung Menara Pinisi, Rabu, (8/4).

Terdapat lima BEM Fakultas yang mengikuti aksi tersebut mulai dari, BEM Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika, Fakultas Bahasa dan Sastra serta Fakultas Seni dan Disign.

Muh. Ikhwan Risqullah selaku Ketua Umum Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (Maperwa) mengungkapkan dalam orasinya, aksi turun lapangan merupakan bentuk kekecewaan. Kekecewaan terhadap tidak hadirnya respon pimpinan birokrasi terhadap permintaan diskusi yang diajukan seminggu sebelum aksi.

“Dimana permohonan berdialog dengan Plt Rektor hingga kini belum mendapat respon.  Sehingga, dari hasil konsolidasi, kami harus menuntut turun ke jalan,” ungkapnya.

Lebihn lanjut, Presiden BEM FIP, dalam orasinya ia menyuarakan larangan jam malam secara tidak langsung adalah cara untuk membungkam mahasiswa, lewat batasan berkegiatan malam di kampus.

“Perlu kita pertegas bahwa hadirnya kami untuk mengultimatum surat edaran pembatasan jam malam yang secara tidak langsung cara sistematis untuk membungkam mahasiswa,” unkapnya.

Baca Juga Berita :  Tumming-Abu Sharing Perjalanan Karier dalam Acara The Summit Makassar Talent Expo 2026

Mengusung pertanyaan sikap di akhir aksi, Plt BEM UNM, Nur Intan Maharani Ilyas menegaskan perjuangan mahasiswa untuk menyuarakan demokrasi mahasiswa akan terus berlanjut. Hal tersebut ia lakukan sampai SK (Surat Keputusan) pembatasan jam malam birokrat copot.

“Kami akan membawa massa aksi yang lebih banyak sampai SK pembatasan jam malam dapat mereka batalkan,” soraknya dalam orasi. (*)

*Reporter : Florencya Alnisa Christin

Berita Terkait

Konsumsi Gula Berlebih Dapat Ganggu Kesehatan dan Tingkatkan Risiko Diabetes
[OPINI] Demagogi Universitas
Alumni Bicara PBSI Hadirkan Inspirasi Wirausaha Kreatif Berbasis Bahasa dan Sastra
SpeakArt Fest 2026 Tampilkan Kolaborasi Kreatif Mahasiswa di Phinisi Point Mall
Pengaruh Beauty Content TikTok terhadap Kepercayaan Diri Remaja
Pengurus Perempuan HMPS Seni Tari Kelola Kegiatan Hari Tari Dunia
Asia Ramli Soroti Perjalanan dan Tantangan Jurnalistik di Harlah ke-50 LPM Profesi
HIMATIK Gelar Ice Skill-Up 2026, Fokus Kembangkan Skill dan Kebersamaan.
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:00 WITA

Konsumsi Gula Berlebih Dapat Ganggu Kesehatan dan Tingkatkan Risiko Diabetes

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:43 WITA

[OPINI] Demagogi Universitas

Senin, 11 Mei 2026 - 01:46 WITA

Alumni Bicara PBSI Hadirkan Inspirasi Wirausaha Kreatif Berbasis Bahasa dan Sastra

Minggu, 10 Mei 2026 - 00:52 WITA

SpeakArt Fest 2026 Tampilkan Kolaborasi Kreatif Mahasiswa di Phinisi Point Mall

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:15 WITA

Pengaruh Beauty Content TikTok terhadap Kepercayaan Diri Remaja

Berita Terbaru

Potret Dekan Fakultas Teknik Saat Memberikan Sambutan, (Foto: Alyani Fajrina Nursyabri)

Kilas Kampus

Fakultas Teknik Resmi Gelar Pemilihan Duta Kampus 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:04 WITA

Potret Tim Hukum Bisnis pada Ajang Lomba Essay Competition (Foto: Ist.)

Prestasi

Tim Mahasiswa Hukum Bisnis Raih Prestasi Essay Competition

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:57 WITA

Kondisi Laboratorium Terpadu Fakultas Teknik yang hingga kini Mangkrak dan Tak Terurus, (Foto: Hafid Budiawan)

Fakultas Teknik

Satu Dekade Mangkrak, Kelanjutan Proyek Lab Terpadu FT Masih Menggantung

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:00 WITA