Selain Aplikasi Belajar, Kuota 50 GB Bisa Digunakan via Medsos

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 22 September 2020 - 13:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Kuota 50 GB Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mahasiswa dan dosen terbagi menjadi 2, 45 GB untuk aplikasi belajar dan 5 GB untuk Internet, Selasa, (22/9).

Kuota untuk mahasiswa terdiri dari 50 GB yang terbagi menjadi dua yaitu 45 GB untuk aplikasi belajar dan 5 GB untuk aplikasi lainnya. Yang termasuk dalam aplikasi belajar yaitu Zoom, Google Classroom, ruang guru, genius, rumah belajar, dan laman-laman dari universitas seperti LMS, Spadafip, dan lain-lain.

Baca Juga Berita :  Mahasiswa FT Terapkan Drainase Biopori di Makassar

Paiqa, Mahasiswa FIP UNM mengatakan bahwa Ia merasa senang dengan adanya bantuan dana Kuota dari pemerintah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya merasa senang karena meringankan pengeluaran bulanan untuk membeli kuota, dan juga kuota yang diberikan cukup banyak untuk aplikasi belajar,” ungkapnya.

Kemudian, mahasiswa angkatan 2018 ini juga berharap agar kuotanya tetap berjalan sesuai yang dijanjikan pemerintah.

Di sisi lain, ada juga Mahasiswa UNM yang belum mendapatkan kuota, sebut saja Novi, Ia merasa kecewa karena belum dapat sampai sekarang.

Baca Juga Berita :  Birokrasi Buat Kebijakan Baru Terkait Maba UNM

“Kecewa sekalika karena yang baru masuk itu hanya Indosat dan Tri, sedangkan saya Telkomsel,” ungkapnya.

Novita berharap agar pemerintah segera memproses bantuan kuota untuk telkomsel agar bisa meringankan akses belajar daring.

“Harapan saya toh semoga masih ada gelombang ke 2 karena habis pengeluaran kalau untuk beli kuota terus apalagi banyak tugas kan lumayan klo ada kuota bantuan dari pemerintah,” harapnya. (*)

*Reporter: Fitria Indah Saraswati

Berita Terkait

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman
Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik
Satu Suara di Depan Menara Phinisi, Bergerak Desak Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS
Dari Proses ke Prestasi, Raih Juara Lomba Esai Sastra
Pendamping Hukum ZM Nilai JPU Mencocokkan Fakta dengan Asumsi Pribadi
Pledoi Pendamping Hukum ZM, Saksi Akui Dipaksa Aparat Kepolisian
Rayakan 20 Tahun, KPID Sulsel Apresiasi Insan Penyiaran lewat KPID Awards 2025

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:22 WITA

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman

Rabu, 1 April 2026 - 21:50 WITA

Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:03 WITA

Satu Suara di Depan Menara Phinisi, Bergerak Desak Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:04 WITA

Terima SP2HP, Pelapor Dorong Pengusutan Karta Jayadi Lewat UU TPKS

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:30 WITA

Dari Proses ke Prestasi, Raih Juara Lomba Esai Sastra

Berita Terbaru

Foto bersama pada kegiatan peresmian HUMANS di Auditorium FSD, (Foto: Ist.)

Fakultas Seni dan Desain

FSD Sahkan HUMANS sebagai Himpunan Mahasiswa Animasi

Senin, 20 Apr 2026 - 19:09 WITA

Potret Universitas Negeri Makassar, (Foto: Int.)

Perguruan Tinggi Negeri

Tips dan Strategi untuk Lulus di Universitas Negeri Makassar

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:35 WITA

Potret Beberapa Obat Obatan, (Foto: Int.)

wiki

Obat-Obatan Wajib yang Perlu Dimiliki Anak Kos

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:29 WITA