Rekomendasi Strategi Belajar agar Nilai UTS Maksimal

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 29 September 2025 - 23:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret mahasiswa yang sedang belajar, (Foto: AI)

Potret mahasiswa yang sedang belajar, (Foto: AI)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa memiliki gaya belajar yang berbeda, sehingga penting untuk mengenali cara yang paling sesuai dengan diri sendiri. Ada yang lebih mudah memahami materi melalui gambar, grafik, atau mindmap, sementara sebagian lainnya lebih fokus lewat diskusi, ceramah, atau audio pembelajaran.

Tidak sedikit pula yang lebih paham jika mempraktikkan teori secara langsung. Dengan mengetahui gaya belajar masing-masing, mahasiswa bisa lebih efektif dalam menyerap materi menjelang ujian.

Belajar cerdas lebih dianjurkan dibanding belajar keras tanpa strategi. Mencicil materi sejak jauh hari akan lebih efektif dibanding mengandalkan sistem kebut semalam. Selain itu, memahami konsep dasar suatu rumus atau teori akan jauh lebih bermanfaat dibanding sekadar menghafalnya.

Di era digital, teknologi dapat menjadi penunjang persiapan belajar mahasiswa. Aplikasi seperti Google Calendar membantu menyusun jadwal ujian, Notion bermanfaat untuk mencatat materi secara rapi, Google Cendekia menyediakan literatur ilmiah terpercaya, sementara Grammarly membantu memeriksa tata bahasa dalam penulisan.

Manajemen waktu menjadi salah satu kunci penting dalam persiapan ujian. Metode Pomodoro, yang membagi waktu belajar dalam sesi singkat dengan jeda istirahat, bisa menjadi pilihan untuk menjaga konsentrasi.

Baca Juga Berita :  Kenali Pengaruh Gaya Hidup terhadap Kesehatan yang Perlu Diketahui

Dengan cara ini, mahasiswa dapat belajar lebih fokus, tidak mudah jenuh, serta terhindar dari stres menjelang ujian. Pengaturan waktu yang baik akan membantu hasil belajar lebih maksimal.

Selain faktor internal, lingkungan belajar yang mendukung juga sangat berpengaruh terhadap kesiapan menghadapi ujian. Suasana yang tenang dan nyaman akan membantu mahasiswa lebih mudah berkonsentrasi.

Kelompok belajar bisa menjadi alternatif untuk mendiskusikan materi secara variatif dan menambah pemahaman. Dengan kondisi belajar yang suportif, mahasiswa dapat menghadapi UTS dengan rasa percaya diri yang lebih besar. (*)

*Reporter: Hafid Budiawan

Berita Terkait

Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia
Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri
Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa
Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas
Mahasiswa Manfaatkan Destinasi Wisata Populer Makassar Isi Libur Semester
Mahasiswa Mulai Kurangi Nongkrong Lama karena Harga Makanan Naik
Mahasiswa Mulai Berburu Magang Selama Libur Semester
Mahasiswa Mulai Persiapkan Administrasi dan Portofolio Libur Semester
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:38 WITA

Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:39 WITA

Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:35 WITA

Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:30 WITA

Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:26 WITA

Mahasiswa Manfaatkan Destinasi Wisata Populer Makassar Isi Libur Semester

Berita Terbaru

Pamflet International Conference Oleh FEB UNM, (Foto: ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

ICABS 2026 Hadirkan Pembicara dari Lima Negara

Selasa, 2 Jun 2026 - 22:37 WITA

Ilutsrasi Timeline Sejarah Perantauan Mahasiswa (Foto: Ai).

wiki

Jejak Sejarah Perantauan Mahasiswa

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:26 WITA