PROFESI-UNM.COM – Aparat Kepolisian turut mengawal jalannya aksi penyampaian aspirasi dari Aliansi Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) yang berlangsung pada Selasa (4/11) di Jl. A. P. Pettarani. Pengamanan dilakukan untuk memastikan situasi tetap kondusif dan aktivitas masyarakat tidak terganggu.
Bripka Mahir Dg Rani, salah satu polisi yang bertugas, mengatakan bahwa aparat sudah bersiaga sejak awal aksi berlangsung.
“Sejak dimulainya penyampaian aspirasi, personel dari jajaran kepolisian sudah stand by di lokasi. Kita mengamankan adik-adik yang menyampaikan aspirasi dan berusaha memperlancar arus lalu lintas supaya tidak terjadi perlambatan akibat tertutupnya sebagian lajur jalan,” jelasnya.
Ia juga menerangkan bahwa setiap aksi penyampaian pendapat di muka umum telah melalui mekanisme pemberitahuan kepada pihak kepolisian.
Lebih lanjut, Bripka Mahir menegaskan bahwa aparat berupaya menjaga agar kegiatan aksi tidak mengganggu pengendara lain.
“Kami mengawal dan menjaga agar tidak terjadi tindakan anarkis. Aktivitas penyampaian aspirasi tetap berjalan, tapi masyarakat lainnya juga harus tetap bisa beraktivitas,” jelasnya.
Terkait respons masyarakat pengguna jalan, ia menyebut bahwa kondisi seperti ini sudah cukup familiar di Makassar.
“Kalau respon pengendara, pastilah ada yang keberatan. Tapi saya rasa masyarakat Makassar sudah cukup paham dan terbiasa dengan situasi demo seperti ini,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau massa aksi agar tetap tertib.
“Kami berharap penyampaian aspirasi dilakukan dengan benar. Tidak perlu membakar ban dan tidak bertindak anarkis,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pengguna jalan untuk tetap mematuhi aturan. “Untuk pengendara, kami berharap selalu tertib berlalu lintas. Karena kecelakaan itu selalu diawali dari pelanggaran,” tutupnya.(*)
*Reporter: Rahmadani








