PROFESI-UNM.COM – Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Negeri Makassar (UNM) memicu kerusuhan antara sesi satu dan sesi dua di pelataran Menara Pinisi UNM, Senin (11/8).
Dahlan, petugas keamanan di pusat Pinisi UNM, mengungkapkan bahwa ketidakberaturan terjadi karena adanya kegiatan yang tidak sesuai dengan agenda resmi PKKMB.
“Ketegangan ini muncul akibat aktivitas di luar agenda PKKMB. Mahasiswa baru sesi kedua berkumpul, sehingga kami harus bekerja ekstra saat ini,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk mengatasi situasi tersebut, Dahlan meminta bantuan para anggota Lembaga Kemahasiswaan (LK) agar menenangkan mahasiswa baru dengan mengimbau mereka supaya tidak berdesak-desakan dan tidak berlari di area pelataran.
“Saya meminta bantuan anggota LK untuk membantu menangani para mahasiswa baru. Selama bertugas di keamanan, saya belum pernah mendapati situasi seperti ini, yang bisa diibaratkan seperti air yang dibendung dan mencari celah untuk keluar,” jelas Dahlan.
Sebagai penutup, petugas keamanan ini menyatakan rasa syukurnya karena insiden tersebut tidak menimbulkan hal-hal yang merugikan. Menurut Dahlan, dengan jumlah personel keamanan sebanyak 35 orang, sangat sulit mengendalikan lebih dari 6.000 mahasiswa yang hadir dalam kegiatan PKKMB.
“Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami di bagian keamanan. Dengan jumlah yang sangat terbatas, memang sangat sulit mengatasi kerumunan mahasiswa baru ,” tutupnya. (*)
*Reporter: Ficka Aulia Khaerunnisa







