Bukan Kurang Iman, Seminar Nasional Bahas Amigdala Sebagai Pemicu Stres

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 09:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Narasumber dalam Seminar Nasional

Potret Narasumber dalam Seminar Nasional

PROFESI-UNM.COM – Himpunan Mahasiswa Administrasi Pendidikan (Hima AP) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar menggelar Seminar Nasional bertajuk “Kesehatan Mental Perempuan di Tengah Tekanan Sosial dan Peran Ganda”. Kegiatan ini menghadirkan psikolog Irma Gustiana Andriani sebagai narasumber di Ruang Pola Sipakatau, Makassar, Sabtu (28/2).

Dalam pemaparannya, Irma menjelaskan bahwa masalah kesehatan mental pada perempuan sering kali berasal oleh ketidakmampuan mengelola amygdala bagian otak yang bekerja saat manusia merasa terancam atau stres. Kondisi ini membuat seseorang masuk ke dalam mode bertahan (fight or flight) yang menghambat logika otak depan untuk berpikir jernih.

“Kalau kita dikuasai emosi, otak bagian depan tidak bisa fokus. Banyak mahasiswa merasa sulit mengerjakan tugas bukan karena malas, tapi karena otaknya sedang dikuasai emosi dan merasa terancam,” jelas Irma.

Seminar Nasional Bahas Amigdala Sebagai Pemicu Stres

Irma juga menyoroti fenomena self-silencing atau kecenderungan perempuan untuk memendam perasaan demi menjaga keharmonisan lingkungan. Menurutnya, hal ini sangat berbahaya karena beban emosi yang menumpuk dapat bermanifestasi menjadi gangguan fisik (psikosomatik) seperti sakit kepala kronis, gangguan lambung, hingga insomnia.

“Tubuh kita menyimpan memori emosi. Sering sakit kepala atau maag bisa jadi tanda kita sedang memendam stres. Jangan kita abaikan, ini adalah sinyal dari tubuh bahwa kita sedang tidak baik-baik saja,” tambahnya.

Lebih lanjut, dalam sesi tanya jawab, Dian Sakitri, mahasiswa PGPAUD UNM, melontarkan kegelisahannya mengenai cibiran masyarakat terhadap perempuan yang menempuh pendidikan tinggi namun dengan anggapan “ujung-ujungnya ke dapur”.

Menanggapi hal tersebut, Irma juga menekankan bahwa pendidikan bagi perempuan adalah investasi jangka panjang dan bentuk perlindungan agar lebih mandiri dan berdaya.

Baca Juga Berita :  Fisika In Harmoni 2023 Sebagai Sarana Mempererat Silahturahmi

“Cibiran orang lain adalah refleksi ketidakamanan mereka, bukan tentang kita. Pendidikan tinggi bagi perempuan bukan sekadar gelar, tapi modal untuk membangun motivasi belajar anak. Ingat, ibu yang berpendidikan sangat memengaruhi IQ anak,” tegasnya.

Di akhir materi, Irma memberikan solusi praktis berupa teknik relaksasi breathing (pernapasan) dan pentingnya self-compassion atau menyayangi diri sendiri. Ia mengajak para perempuan untuk berani menetapkan batasan (boundaries) dan tidak memaksakan diri menjadi sempurna dalam segala peran.

“Menetapkan batasan adalah bentuk penghormatan kepada diri sendiri. Tidak perlu merasa fomo atau harus sempurna. Yang penting kita bahagia dan mental kita sehat,” tutupnya. (*)

*Reporter: Muh Apdal Adriansyah

Berita Terkait

Perpanjangan Batas Pembayaran UKT Semester Gasal hingga 30 Juli 2026
Kilas Balik 1976, Jejak Awal Lahirnya Lembaga Pers Mahasiswa Profesi
UTBK Seleksi Mandiri Digelar Pekan Ini, Kegiatan Kampus Beralih ke Daring
Tips Menjadi Mahasiswa yang Siap Menghadapi Dunia Kerja Sejak di Bangku Kuliah
WD Tiga FISH Buka Workshop Entrepreneur, Tekan Angka Pengangguran Lulusan
Plt Rektor Apresiasi Rekam Jejak Alumni
Mapala Teknisi Buka Diksar Usung Metode Santai dan Interaktif
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:39 WITA

Perpanjangan Batas Pembayaran UKT Semester Gasal hingga 30 Juli 2026

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:14 WITA

Kilas Balik 1976, Jejak Awal Lahirnya Lembaga Pers Mahasiswa Profesi

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:01 WITA

UTBK Seleksi Mandiri Digelar Pekan Ini, Kegiatan Kampus Beralih ke Daring

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:27 WITA

Tips Menjadi Mahasiswa yang Siap Menghadapi Dunia Kerja Sejak di Bangku Kuliah

Rabu, 29 April 2026 - 13:19 WITA

WD Tiga FISH Buka Workshop Entrepreneur, Tekan Angka Pengangguran Lulusan

Berita Terbaru

Foto Bersama Benny Subiantoro Bersama Pengelola Profesi, (Foto: Florencya Alnisa Christin).

Kilas Kampus

Menilik Biografi Sosok Legenda Pembuat Font Logo Profesi

Minggu, 19 Jul 2026 - 23:05 WITA

Ilustrasi Mahasiswa Sedang Mengelola Keuangan, (Foto : Ai.)

Berita Wiki

Kuliah Finansial Nyata Cara Mahasiswa Taklukkan Ujian Akhir Bulan

Minggu, 19 Jul 2026 - 22:30 WITA