Perempuan Menggugat Negara dalam Rangka Mewujudkan Perlindungan HAM yang Adil

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 11 Desember 2024 - 23:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi peringatan hari HAM di Flyover Makassar, (Foto: Nurul Adhani Ilham.)

Aksi peringatan hari HAM di Flyover Makassar, (Foto: Nurul Adhani Ilham.)

Aksi peringatan hari HAM di Flyover Makassar, (Foto: Nurul Adhani Ilham.)

PROFESI-UNM.COM – Aksi Perempuan Menggugat Negara sebagai kampanyen mengakhiri impunitas dalam rangka memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) dan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan digelar di Flyover Kota Makassar, Selasa (10/12).

Dengan grand isu “Akhiri Impunitas: Perempuan Menggugat Negara”, aksi ini digelar sebagai bentuk protes terhadap berbagai pelanggaran HAM yang masih terjadi di Indonesia, khususnya terhadap perempuan.

Muhammad Umar, perwakilan mahasiswa menjelaskan aliansi yang terlibat dalam aksi ini mencakup berbagai organisasi mahasiswa dan masyarakat sipil.

“Aliansi yang terlibat dalam aksi ini sangat beragam. Dari UNM sendiri ada BEM FIP, BEM FBS, BEM FMIPA, dan BEM FISH. Selain itu, ada juga organisasi eksternal seperti Walhi, PMII Rayon UMI, dan Front Mahasiswa Nasional (FMN),” jelasnya.

Solidaritas lintas organisasi ini menunjukkan pentingnya isu yang diangkat, yaitu menuntut negara untuk segera mengakhiri impunitas terhadap berbagai bentuk pelanggaran HAM, khususnya yang menimpa perempuan.

“Sebenarnya tema ini diangkat itu, karena peringatan hak asasi manusia dan hari Anti kekerasan terhadap perempuan,” tambahnya.

Baca Juga Berita :  UNM Kukuhkan 1.000 Wisudawan, Umumkan Lulusan Terbaik Tiap Program Studi

Aksi ini tidak hanya menyoroti isu pelecehan seksual di lingkungan kampus, tetapi juga persoalan besar lainnya seperti perampasan tanah yang berdampak langsung pada masyarakat pedesaan.

“Salah satunya perampasan tanah di desa-desa dan kemudian pelecehan seksual yang berada di dalam kampus sekalipun,” pungkas Umar.

Aksi berlangsung damai dengan pengawalan dari pihak keamanan, sementara peserta menyuarakan aspirasi mereka melalui orasi, spanduk, dan poster yang menggambarkan tuntutan mereka.(*)

*Reporter: Nurul Adhani Ilham/Editor: Yusri saputra

Berita Terkait

Aliansi Mahasiswa Berlawan Suarakan Berbagai Tuntutan dalam Aksi Demonstrasi
UPT Keamanan UNM Sisir Kampus 1 Gunung Sari Cari Dugaan OTK
Aliansi Mahasiswa Berlawan Gelar Aksi Soroti Berbagai Persoalan Nasional
[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar
Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:16 WITA

Aliansi Mahasiswa Berlawan Suarakan Berbagai Tuntutan dalam Aksi Demonstrasi

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:04 WITA

UPT Keamanan UNM Sisir Kampus 1 Gunung Sari Cari Dugaan OTK

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:39 WITA

Aliansi Mahasiswa Berlawan Gelar Aksi Soroti Berbagai Persoalan Nasional

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WITA

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam

Jumat, 3 April 2026 - 01:04 WITA

Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam

Berita Terbaru

Potret Foto Bersama Tim PPK Ormawa Himanika dan Pimpinan Fakultas (Foto: Int).

Fakultas Teknik

Lepas Tim PPK Ormawa, FT Dorong Mahasiswa Hadirkan Inovasi Berkelanjutan

Selasa, 23 Jun 2026 - 20:23 WITA