Peran Gizi dalam Meningkatkan Produktivitas dan Kesehatan Mental Generasi Muda

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 20:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Veni hadju dalam seminar nasional gizi 2025 (  Foto: Muh Apdal Adriansyah)

Potret Veni hadju dalam seminar nasional gizi 2025 ( Foto: Muh Apdal Adriansyah)

PROFESI-UNM.COM – Seminar Nasional Gizi 2025 menghadirkan Veni Hajdu, Guru Besar Universitas Hasanuddin (UNHAS), sebagai pembicara utama. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Teater Lantai 3 Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar (UNM) pada Selasa (21/10).

Dalam pemaparannya di seminar nasional, Veni hadju yang merupakan pakar gizi masyarakat dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang pendidikan, riset, advokasi, dan kesehatan, membawakan materi bertema “Peran Gizi dalam Meningkatkan Konsentrasi, Produktivitas, dan Kesehatan Mental Generasi Muda.”

Beliau menjelaskan bahwa gizi tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga memiliki hubungan erat dengan aspek politik, ekonomi, dan kebijakan publik. Menurutnya, akses terhadap pangan bergizi sangat dipengaruhi oleh kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau orang bicara gizi, jangan hanya pikir makanan. Gizi juga berhubungan dengan politik dan ekonomi, karena untuk makan pun kita perlu kemampuan finansial dan kebijakan yang mendukung,” jelasnya.

Dalam seminar tersebut Veni hadju memaparkan data bahwa negara-negara seperti Belanda, Jepang, dan Korea Selatan berhasil meningkatkan rata-rata tinggi badan penduduknya melalui pola makan, pendidikan, dan kemajuan teknologi. Ia mencontohkan Belanda yang kini menjadi negara dengan tinggi badan rata-rata tertinggi di dunia, yaitu 186 sentimeter.

Baca Juga Berita :  Wakil Rektor II UNM Buka Seminar Nasional Gizi 2025

“Perbaikan gizi terbukti berpengaruh terhadap kualitas manusia. Korea Selatan bahkan berhasil melampaui Jepang dalam potensi tinggi badan karena fokus pada pendidikan dan gizi masyarakatnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia jugamenekankan bahwa peningkatan gizi berkaitan langsung dengan daya saing ekonomi negara. Negara dengan gizi masyarakat yang baik cenderung memiliki tingkat kecerdasan dan produktivitas tinggi, yang mendorong pertumbuhan ekonomi.

Ia menunjukkan bahwa Indeks Kompleksitas Ekonomi (Economic Complexity Index) Korea Selatan meningkat pesat dari peringkat 21 pada tahun 1995 menjadi peringkat keempat dunia, sedangkan Indonesia masih berada di urutan 51, bahkan kini tertinggal dari Vietnam.

Dalam paparannya,Veni hadju juga menyoroti tiga masalah gizi utama di Indonesia, yaitu, Kekurangan gizi makro, Stunting (tinggi badan tidak sesuai usia), dan Wasting (berat badan tidak proporsional terhadap tinggi badan).

Baca Juga Berita :  Ketua Jurusan Pendidikan Sejarah FIS Bantah Beri Sanksi Nilai Error

Berdasarkan Survei SKI 2023, prevalensi anak kurus di Indonesia masih tinggi. Untuk tingkat SMA, angka wasting mencapai 27 persen pada laki-laki dan 78,6 persen pada perempuan. Kondisi ini, katanya, dapat berdampak pada kualitas generasi penerus bangsa.

“Banyak anak sekolah di daerah datang tanpa sarapan dan harus berjalan kaki hingga 10 kilometer. Bagaimana mereka bisa belajar dengan baik kalau energi tidak cukup” tuturnya.

Sebagai solusi, Veni hadju mendorong penguatan program Makan Bergizi (MBG) di sekolah dan peningkatan edukasi gizi bagi masyarakat. Ia juga menegaskan pentingnya kerja sama antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam menekan angka stunting dan wasting.

“Gizi adalah pondasi utama bagi generasi muda yang sehat, cerdas, dan produktif. Kalau kita ingin Indonesia maju, perhatian terhadap gizi harus dimulai sejak dalam kandungan,” pungkasnya.(*)

*Reporter: Muh Apdal Adriansyah

Berita Terkait

Narasumber Seminar Nasional Hima AP Soroti Kesehatan Mental Perempuan dan Fenomena Self Silencing
Seminar Nasional Hima AP Bahas Kesehatan Mental Perempuan di Tengah Tekanan Sosial
WR 4 UNM Dorong Mahasiswa Aktif Menulis dan Melakukan Riset Ilmiah
WR 4 UNM Tekankan Pentingnya Riset bagi Mahasiswa di Seminar Nasional
Wakil Rektor II UNM Buka Seminar Nasional Gizi 2025
[FOTO] Seminar Nasional Kewirausahaan BEM F MIPA
Prodi Studi  Manajemen FEB UNM  Adakan Seminar Nasional 
Closing Ceremony Pekan Nasional 2024
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 03:06 WITA

Narasumber Seminar Nasional Hima AP Soroti Kesehatan Mental Perempuan dan Fenomena Self Silencing

Senin, 2 Maret 2026 - 02:53 WITA

Seminar Nasional Hima AP Bahas Kesehatan Mental Perempuan di Tengah Tekanan Sosial

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 17:47 WITA

WR 4 UNM Dorong Mahasiswa Aktif Menulis dan Melakukan Riset Ilmiah

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 17:35 WITA

WR 4 UNM Tekankan Pentingnya Riset bagi Mahasiswa di Seminar Nasional

Selasa, 21 Oktober 2025 - 20:28 WITA

Peran Gizi dalam Meningkatkan Produktivitas dan Kesehatan Mental Generasi Muda

Berita Terbaru

Ilustrasi Mahasiswa Masuk Kampus Pasca Libur Semester, (Foto: Ai.)

Berita Wiki

Tips Tampil Glowing Pasca Libur Semester

Senin, 1 Jun 2026 - 23:35 WITA

Ilustrasi Mahasiswa saat Libur Semester, (Foto: Ai.)

Berita Wiki

Libur Semester, Waktu Rehat dan Pengembangan Diri Mahasiswa

Senin, 1 Jun 2026 - 23:27 WITA

Ilustrasi Mahasiswa Melihat Tren Coffee Shop  (Foto : Ai)

wiki

Tren Kopi Estetik Picu Fenomena FOMO di Kalangan Mahasiswa

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:58 WITA

Pamflet Pendaftaran Gelombang 1 Olympic of Statistics 2026, (Foto: Int.)

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Olympic of Statistics 2026 Resmi Dibuka, HMJ Statistika Hadirkan Konsep Baru

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:23 WITA