[OPINI] Transformasi Digital dalam Kebijakan Pelayanan E-Tilang di Kota Makassar (Kebijakan Publik Plato)

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 19 November 2023 - 03:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Penulis, (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Tilang elektronik, atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement), adalah sistem modern yang digunakan oleh pihak berwenang di berbagai kota, termasuk Makassar, untuk memantau dan menegakkan aturan lalu lintas dengan menggunakan teknologi canggih

Penerapan tilang elektronik dan penghapusan tilang manual. Elektronik tilang merupakan digitalisasi proses tilang dengan memanfaatkan teknologi yang diharapkan seluruh proses tilang akan lebih efesien dan juga efektif untuk membantu pihak kepolisian dalam manajemen administrasi

Dalam sistem e-tilang, pelanggar akan langsung mendapatkan bukti pelanggaran berupa foto atau rekaman video yang diambil pada saat pelanggaran terjadi, selain itu e- tilang juga dapat memudahkan proses pengaduan masyarakat adap pelanggaran lalu lintas yang terjadi dijalan raya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti halnya di Makassar tepatnya di Jl. Pettarani sebuah kamera dengan lampu kilat blitz atau Lampu ETLE Statis merekam pengendara. Kamera itu merupakan alat untuk tilang elektronik, saat di konfirmasi Ismawaty kepada fajar.co.id, Jumat (27/10/2023) ia menjelaskan setiap ada pengengendara yang melintas, maka kamera itu akan secara otomatis mengambil gambar. Memindai kemudian memprofling pengendara berdasarkan pelanggaran lalu lintas.

Baca Juga Berita :  [Opini] Lokalisasi Prostitusi: Negara Hobi Menggali Jalan Tengah yang Buntu

Lampu ETLE Statis tersebut dipasang di dua sisi ruas jalan. Lampu itu dipasang di bawah jembatan layang dari arah Jalan AP Pettarani-Jalan Sultan Alauddin maupun sebaliknya. Dua buah senter besar menyerupai lampu sorot terpasang pada sebuah dudukan besi di lengkapi CCTV di sampingnya. Kedua senter tersebut terus berkedip secara bergantian yang cahayanya mengarah ke jalanan.

Dari kejauhan, cahaya lampu tersebut sudah terlihat dan memancarkan cahaya flashlight setiap menitnya

Baca Juga Berita :  Menaruh Harapan pada Bangkitnya LK UNM

Namun kehadiran ETLE Statis itu sedianya agar aparat kepolisian dapat mendeteksi secara baik setiap pelanggaran yang ada agar menjadikan ruas Jalan sebagai kawasan tertib lallu lintas.

“Dengan adanya ETLE Statis ini, diharapkan kita bisa mendeteksi semua pelanggaran-pelanggaran itu. Dan mengirimkannya ke Display. Dan menjadikannya kawasan yang tertib lalu lintas dan agar memudahkan pelayanan E-tilang.

Sebagaimana Sistem tilang elektronik ini dinilai efektif dalam meningkatkan kedisiplinan dalam berlalu lintas. Hal ini tentunya sangat baik, karena tujuan utama diadakannya tilang elektronik adalah untuk meningkatkan kelancaran, keamanan, keselamatan, dan ketertiban para pengguna jalan.

*Penulis adalah Putri Ayu Hamdan, Mahasiswa S2 Ilmu Administrasi Publik Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Berita Terkait

[OPINI] Mengeja Kerapuhan Gerakan Mahasiswa: Antara Progresifitas dan Politik Arah Baru
[OPINI] DAS Saddang kabupaten Enrekang: Dari Sumber Kehidupan Menjadi Objek Investasi
[OPINI] Enrekang berada di persimpangan: Antara Kemajuan atau Kehilangan
[OPINI] Kemegahan Yang Menipu: Realitas di Balik Gedung Pinisi UNM
[OPINI] Paradoks LK UNM: Kubangan Kotor Menuju Krisis Legitimasi Mahasiswa
[OPINI] Ancaman Tambang terhadap Ruang Hidup dan Kedaulatan Lahan Masyarakat Enrekang
Patriarki dalam Lembaga Kemahasiswaan UNM: Menggugat Ilusi Kesetaraan
[OPINI] Menara Pinisi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:25 WITA

[OPINI] Mengeja Kerapuhan Gerakan Mahasiswa: Antara Progresifitas dan Politik Arah Baru

Selasa, 28 April 2026 - 21:00 WITA

[OPINI] DAS Saddang kabupaten Enrekang: Dari Sumber Kehidupan Menjadi Objek Investasi

Selasa, 28 April 2026 - 20:08 WITA

[OPINI] Enrekang berada di persimpangan: Antara Kemajuan atau Kehilangan

Sabtu, 25 April 2026 - 11:39 WITA

[OPINI] Kemegahan Yang Menipu: Realitas di Balik Gedung Pinisi UNM

Jumat, 24 April 2026 - 01:30 WITA

[OPINI] Paradoks LK UNM: Kubangan Kotor Menuju Krisis Legitimasi Mahasiswa

Berita Terbaru

Potret Tim MP Ekolibrium Feb UNM setelah Meraih Prestasi Pada Ajang LEC 2026,(Foto:Ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

MP Ekolibrium FEB Raih Prestasi di Lombok Essay Competition 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:02 WITA

Foto Bersama Mahasiswa dan Dosen Program Studi D4 Tata Boga FT UNM, (Foto: Ratna Wulandari)

Fakultas Teknik

Cipta Karya Boga Hadirkan Kolaborasi Mahasiswa, Industri, dan Sekolah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:40 WITA

Sesi foto bersama dalam agenda pelatihan penulisan berita dan persuratan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA