[OPINI] Menjadi Mahasiswa Kupu-Kupu Bukanlah Kesalahan, Berorganisasi Adalah Pilihan untuk Mengembangkan Diri

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025 - 19:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Muh. Maftuh Dzaki, (Foto : Ist.)

Potret Muh. Maftuh Dzaki, (Foto : Ist.)

PROFESI-UNM.COM-Di lingkungan perguruan tinggi, Mahasiswa juga harus aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan diri di luar ruang kelas.Karena Mahasiswa kerap diposisikan sebagai insan akademik yang tidak hanya dituntut unggul secara intelektual, akan tetapi harus aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan diri di luar ruang kelas. Namun, pada awal masa perkuliahan, tidak semua Mahasiswa memiliki pandangan yang sama terhadap aktivitas nonakademik. Sebagian, termasuk saya sendiri, sempat meyakini bahwa menjadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah lalu pulang) sudah cukup untuk menjalani peran sebagai mahasiswa yang baik.

Pandangan tersebut tidak sebetulnya keliru. Namun untuk fokus pada perkuliahan dan tanggung jawab di akademik memang merupakan kewajiban utama bagi Mahasiswa. Namun seiring berjalannya waktu, saya mulai menyadari bahwa kampus bukan hanya ruang transfer ilmu, melainkan juga ruang pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan. Kesadaran ini perlahan membawa saya untuk mencoba terlibat dalam sebuah organisasi atau lembaga kemahasiswaan.

Bergabung dalam organisasi menjadi titik balik dalam memaknai proses pendidikan di perguruan tinggi. Aktivitas organisasi menghadirkan ruang belajar yang tidak selalu ditemukan di dalam kelas. Belajar berkomunikasi dengan beragam karakter, mengelola perbedaan pendapat, bekerja dalam tim, serta menyelesaikan masalah secara kolektif. Di sini, teori-teori yang dipelajari secara akademik menemukan konteks nyatanya dalam praktik kehidupan sosial.

Manfaat lain yang paling saya rasakan adalah berkembangnya kemampuan manajemen diri. Keterlibatan dalam organisasi menuntut mahasiswa untuk pandai mengatur waktu, menetapkan prioritas, dan bertanggung jawab terhadap amanah yang diemban. Jadwal rapat, program kerja, dan tugas organisasi berjalan beriringan dengan kewajiban akademik. Kondisi ini melatih kedisiplinan dan konsistensi, dan ini yang sangat dibutuhkan dalam dunia profesional maupun pendidikan.

Lebih dari itu, organisasi menjadi ruang pembelajaran nilai-nilai kepemimpinan dan empati. Mahasiswa tidak hanya belajar memimpin, tetapi juga belajar dipimpin; tidak hanya menyampaikan gagasan, tetapi juga mendengarkan. Interaksi dengan berbagai latar belakang sosial, budaya, dan pemikiran memperluas cara pandang serta menumbuhkan sikap toleran dan inklusif. Proses ini membentuk kepekaan sosial yang tidak dapat diperoleh semata-mata melalui buku atau perkuliahan.

Baca Juga Berita :  Tips Gunakan AI untuk Bantu Tugas Kuliah Tanpa Plagiarisme

Sayangnya, masih ada anggapan bahwa mahasiswa yang aktif dalam berorganisasi kurang fokus secara akademik. Pandangan ini perlu diluruskan. Aktivitas organisasi bukanlah penghalang prestasi, melainkan sebuah wadah pembelajaran alternatif yang saling melengkapi dengan kegiatan akademik. Ketika berjalan dengan kesadaran dan tanggung jawab, organisasi justru memperkaya pengalaman belajar dan mematangkan karakter mahasiswa.

Bagi saya, keputusan untuk tidak sekadar menjadi mahasiswa kupu-kupu adalah proses belajar yang bermakna. Di mana Menjadi Mahasiswa yang bergabung dalam organisasi bukan berarti meninggalkan akademik, melainkan memperluas makna belajar itu sendiri. Dari ruang-ruang diskusi, dinamika kerja tim, hingga tanggung jawab kolektif, Mahasiswa belajar menjadi manusia yang siap berkontribusi bagi masyarakat. Dan dari proses itulah, pendidikan menemukan esensinya sebagai upaya memanusiakan manusia yang sedang bertumbuh.

*Penulis : Muh.Maftuh Dzaki

Berita Terkait

[OPINI] Invasi AI Influencer di Ranah Pemasaran: Efisiensi Tanpa Batas Korporasi atau Kematian Hubungan Manusiawi
[OPINI] Menjelang 30: Gen Z 1997 di Persimpangan Nikah, Situationship, dan Beban Berlapis
[OPINI] MENEBANG YANG HIJAU UNTUK MEMBANGUN YANG “KATANYA” HIJAU : SEBUAH KONTRADIKSI EKOLOGIS.
[OPINI] Nurani Indonesia: Sedalam Gus Dur, Seluas Habibie – Sosok Pemimpin yang Dirindukan
[OPINI] Saat Pendidikan Kehilangan Mata Air Kemanusiaan: Sekolah yang Sibuk Mengukur, Tapi Lupa untuk Memeluk.
[ OPINI ] Ketika Pengabdian Guru Dijadikan Alasan untuk Membiarkan Ketidakadilan
[OPINI] Metafora Analitis Hukum Newton III dan Psikologi Kebijakan: Setiap Aksi Negara Melahirkan Reaksi Manusia
[OPINI] Mengeja Kerapuhan Gerakan Mahasiswa: Antara Progresifitas dan Politik Arah Baru
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:25 WITA

[OPINI] Invasi AI Influencer di Ranah Pemasaran: Efisiensi Tanpa Batas Korporasi atau Kematian Hubungan Manusiawi

Senin, 8 Juni 2026 - 20:27 WITA

[OPINI] Menjelang 30: Gen Z 1997 di Persimpangan Nikah, Situationship, dan Beban Berlapis

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:32 WITA

[OPINI] MENEBANG YANG HIJAU UNTUK MEMBANGUN YANG “KATANYA” HIJAU : SEBUAH KONTRADIKSI EKOLOGIS.

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:12 WITA

[OPINI] Nurani Indonesia: Sedalam Gus Dur, Seluas Habibie – Sosok Pemimpin yang Dirindukan

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:08 WITA

[OPINI] Saat Pendidikan Kehilangan Mata Air Kemanusiaan: Sekolah yang Sibuk Mengukur, Tapi Lupa untuk Memeluk.

Berita Terbaru

Potret peserta kegiatan yang mengamati sesi Run Inference of Gemma 4 Model on Cloud Run with RTX 6000 Pro GPU with vLLM, (Foto: Int.)

Lintas UNM

Build with AI 2026 Bekali Talenta AI Makassar

Selasa, 16 Jun 2026 - 21:00 WITA

Ilustrasi sejumlah mahasiswa baru berdiskusi bersama di area kampus (Foto: AI)

wiki

Transisi Kemandirian dan Tantangan di Era Digital

Minggu, 14 Jun 2026 - 22:55 WITA

Potret Sardiah, Wisudawan Terbaik FEB Periode Juni, 2026 (Foto: Ist)

wisudawan terbaik

Mahasiswi Prodi Manajemen Raih Wisudawan Terbaik FEB Berkat IPK 3,95

Minggu, 14 Jun 2026 - 00:28 WITA

Surat Edaran Peninjauan Ulang UKT tahun 2026/2027, (Foto: Int.)

Info Akademik

UNM Tetapkan Mekanisme Peninjauan Ulang UKT 2026/2027

Sabtu, 13 Jun 2026 - 08:53 WITA

Ilustrasi mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan volunteer, (Foto: AI.)

PROFESI WIKI

Mengisi Waktu Libur dengan Aktivitas yang Bermanfaat

Sabtu, 13 Jun 2026 - 04:40 WITA