Muhammad Hasyim, Perkenalkan Budaya Royong di UGM

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 10 Mei 2019 - 11:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Muhammad Hasyim, mahasiswa pendidikan bahasa daerah Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar ( UNM) memperkenalkan budaya royong di festival sarasehan IMBASADI (Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Daerah Indonesia). Kegiatan ini berlangsung di Universitas Gajah Mada (UGM), 22-29 April lalu.

Hasyim bercerita, awalnya ia mempunyai niat untuk mengikuti kegiatan Imbasadi untuk memperkenalkan kebudayaan royong terhadap mahasiswa yang ada diluar Sulawesi. Ia mengaku bangga bisa mewakili UNM dan sangat terharu melihat suatu kampus yang sangat megah, aman, tentram dan fasilitas yang ada berfungsi dengan baik.

Baca Juga Berita :  Birokrasi FBS Kukuh Tak Tunjukkan RKAKL

“Karena niatku memang untuk memperkenalkan budaya kita di Makassar, siapa lagi kalau bukan kita sebagai generasi muda. Agenda tahunan ini juga sebagai ajangnya kita untuk melestarikan budaya dan kesenian yang ada di daerah masing-masing,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berharap, generasi muda dan mahasiswa harus melestarikan budaya yang ada di daerah masing-masing. Menurutnya, generasi muda yang dari kampung ketika sudah masuk lingkungan kota sudah tidak mau lagi menggunakan bahasa khas daerah masing-masing dan tidak mau memperkenalkan budayanya.

Baca Juga Berita :  Perangi Korupsi, Mahasiswa UNM Siapkan Modul Anti Korupsi

“Pesan saya untuk generasi muda, jangan malu untuk memperkenalkan budayamu dan kesenianmu. Biasanya orang yang sudah masuk kota sudah malas menggunakan bahasa daerahnya,” harapnya.

Adapun beberapa universitas yang sempat ikut dalam festival ini yakni, UNM, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Sebelas Maret, Universitas Sumatera Utara, Universitas PGRI Semarang, Universitas Pattimura Ambon, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Pendidikan Ganesha, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Semarang dan Universitas Padjajaran. (*)

*Reporter: Rara Astuti

Berita Terkait

MOOCs dan Gamifikasi untuk Meningkatkan Blended Learning
GDGoC UNM Kenalkan Komunitas Teknologi melalui Info Session
Tim PKM-RSH UNM Lakukan Preventif Kekerasan Seksual Lewat Smart Comic Berbasis Kearifan Lokal
Mahasiswa UNM Ciptakan Smart Lab Berbasis IoT, Hemat Energi dan Efisien
Kemajuan Audit Internal dengan Aplikasi A Quality
Inovasi Smart Tekstil Circuit untuk Tingkatkan Kemandirian Disabilitas
Model Pembelajaran VR Berbasis STEM Siap Tingkatkan Keterampilan Siswa SMK
Inovasi Mesin Pemipil Jagung Berbahan Bakar Gas
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 18:21 WITA

MOOCs dan Gamifikasi untuk Meningkatkan Blended Learning

Senin, 27 Oktober 2025 - 22:23 WITA

GDGoC UNM Kenalkan Komunitas Teknologi melalui Info Session

Minggu, 19 Oktober 2025 - 00:26 WITA

Tim PKM-RSH UNM Lakukan Preventif Kekerasan Seksual Lewat Smart Comic Berbasis Kearifan Lokal

Rabu, 20 Agustus 2025 - 06:23 WITA

Mahasiswa UNM Ciptakan Smart Lab Berbasis IoT, Hemat Energi dan Efisien

Rabu, 22 Januari 2025 - 13:37 WITA

Kemajuan Audit Internal dengan Aplikasi A Quality

Berita Terbaru

Potret Sahril Buchori Saat Memberikan Materi Kepada Anak PMI di Malaysia, (Foto: Ist.)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Program Pengabdian Pengembangan Karakter Dosen FIP di Malaysia

Sabtu, 6 Jun 2026 - 22:17 WITA

Potret Saat Pelaksanaan Kegiatan  PKM Internasional di Malaysia, (Foto: Ist)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Tingkatkan Career Awareness Dosen FIP Gelar PKM Internasional

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:54 WITA

Ilustrasi mahasiswi melakukan perawatan wajah menggunakan rangkaian produk skincare, (Foto: AI.)

Tak Berkategori

Mahasiswa Kian Peduli Perawatan Wajah Melalui Skincare

Jumat, 5 Jun 2026 - 15:18 WITA