Model Penulisan Daftar Pustaka Perlu Diketahui

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 5 September 2025 - 23:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mahasiswa menulis daftar pustaka, (Foto: AI.)

Ilustrasi mahasiswa menulis daftar pustaka, (Foto: AI.)

 

PROFESI-UNM.COM – Dalam penulisan karya ilmiah, daftar pustaka memegang peran penting untuk menunjukkan sumber rujukan. Setiap institusi atau jurnal biasanya memiliki aturan tersendiri terkait gaya penulisan daftar pustaka. Beberapa model penulisan yang paling sering digunakan di dunia akademik antara lain:

APA (American Psychological Association)
Model APA banyak digunakan dalam ilmu sosial, psikologi, dan pendidikan. Ciri khasnya adalah penggunaan nama penulis diikuti tahun penerbitan dalam tanda kurung, lalu judul, tempat terbit, dan penerbit. APA menekankan kejelasan tahun terbit karena dianggap berpengaruh dalam relevansi sumber.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

MLA (Modern Language Association)
Gaya MLA biasanya dipakai dalam bidang humaniora, khususnya sastra, seni, dan bahasa. Formatnya menuliskan nama penulis, judul karya dengan cetak miring, penerbit, dan tahun terbit. MLA lebih fokus pada informasi pengarang dan judul dibandingkan tahun terbit.

Baca Juga Berita :  Strategi Memahami Materi Sulit dengan Metode Mind Mapping

Chicago Style
Model ini memiliki dua sistem, yaitu notes and bibliography serta author-date. Chicago Style sering dipakai dalam sejarah, seni, hingga bidang yang membutuhkan banyak catatan kaki. Formatnya fleksibel dan memberikan ruang lebih untuk detail sumber.

Harvard Style
Harvard adalah sistem “author-date” mirip APA. Nama penulis ditulis terlebih dahulu, diikuti tahun, lalu judul dan informasi publikasi. Model ini banyak dipakai secara internasional karena dianggap sederhana dan jelas.

Baca Juga Berita :  Menulis Latar Belakang Skripsi dengan Tepat

IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers)
Dalam bidang teknik dan sains, gaya IEEE paling umum digunakan. Sumber pustaka ditulis dengan penomoran berdasarkan urutan kutipan di dalam teks, bukan abjad. Format ini memudahkan pembaca menemukan referensi dengan cepat sesuai nomor acuan.

Dengan memahami berbagai model penulisan daftar pustaka, mahasiswa dapat menyesuaikan dengan aturan tugas, skripsi, atau jurnal yang dituju. Penggunaan format yang tepat bukan hanya soal kerapian, tetapi juga menunjukkan kredibilitas akademik. (*)

*Reporter: Muh. Zaki Mubarak Ihwan

Berita Terkait

Kelola Uang dengan Cerdas Tanpa Mengurangi Produktivitas
Tips Mahasiswa Jalani Detoks Digital Selama Libur Kuliah
Strategi Bagi Mahasiswa Memulihkan Kesehatan Setelah Aktivitas Padat
Manfaat Jalan Kaki Rutin bagi Kesehatan Tubuh
Prokrastinasi dan Langkah Bertahap Mengatasinya
Tips Menjaga Kesehatan Mental di Bangku Kuliah
Kenali Jenis-Jenis Pelecehan Seksual di Lingkungan Kampus
Pentingnya Membiasakan Membaca Buku untuk Menambah Wawasan Mahasiswa
Berita ini 176 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:43 WITA

Kelola Uang dengan Cerdas Tanpa Mengurangi Produktivitas

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:51 WITA

Tips Mahasiswa Jalani Detoks Digital Selama Libur Kuliah

Senin, 27 Juli 2026 - 22:02 WITA

Strategi Bagi Mahasiswa Memulihkan Kesehatan Setelah Aktivitas Padat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 04:25 WITA

Manfaat Jalan Kaki Rutin bagi Kesehatan Tubuh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:27 WITA

Prokrastinasi dan Langkah Bertahap Mengatasinya

Berita Terbaru

Foto Penyerahan Palu Sidang UKM LPM Penalaran di Rumah Adat Luwu, Benteng Somba Opu, (Foto: Ist.)

LPM Penalaran UNM

LPM Penalaran Buka Ruang Kritik untuk Benahi Kepengurusan

Minggu, 9 Agu 2026 - 16:33 WITA

Potret Andi Aslinda, Wakil Rektor Bidang Akademik UNM, (Foto: Int.)

Pilrek

Rekam Jejak Kuat, WR 1 Masuk Bursa Calon Rektor

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:15 WITA