PROFESI-UNM.COM – Era digital semakin menyibukkan mahasiswa dengan media sosial dari gadget. Era ini juga membuat mahasiswa selalu terhubung setiap waktu di manapun dan kapanpun.
Kegiatan mahasiswa dengan rutinitas sehari-hari dalam dunia digital, perlu sejenak beristirahat menikmati waktu senggang sendiri dan merasakan keberadaan lingkungan sekitar yang sebenarnya dengan melakukan detoks digital.
Detoks digital adalah sebuah cara sederhana, bebas dan sehat untuk kembali berhubungan dengan orang-orang tersayang, lingkungan dan diri sendiri. Jika mengalami sindrom selalu merasa lelah karena tidur dengan telepon dan tak ingat kapan terakhir kali liburan, ini berarti membutuhkan waktu istirahat bebas dari ponsel.
Sisihkan waktu sebelum memulai detoks digital agar benar-benar berpikir tentang apa yang sebenarnya diinginkan dan butuhkan. Pikirkan apa yang sebenarnya ingin dicapai.
Sebagai gantinya mahasiswa bisa membaca buku cetak atau menulis jurnal harian sebelum mereka memejamkan mata untuk mulai beristirahat malam hari. Aktivitas manual ini merangsang kreativitas berpikir dan menenangkan sistem saraf yang tegang akibat menatap layar gadget sepanjang hari kemarin.
Menjalankan hobi baru di luar jaringan seperti berolahraga atau melukis mengalihkan perhatian mahasiswa dari kecanduan layar digital yang sangat konstan. Kegiatan fisik yang menyenangkan ini memicu hormon kebahagiaan dan memperluas jaringan pertemanan nyata di lingkungan sekitar area tempat tinggal.
Mahasiswa perlu mengomunikasikan komitmen detoks digital ini kepada teman kuliah agar mereka tidak salah paham saat mahasiswa lambat membalas pesan. Dukungan lingkungan sosial sekitar mempermudah mahasiswa konsisten menjalankan pola hidup sehat tanpa rasa takut ketinggalan seluruh tren informasi terbaru dari gadget. (*)
*Reporter: Ratna wulandari








