Mahasiswa UNM Sebut Pemerintah Ciptakan Generasi Gemuk Bukan Cerdas

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 22 Februari 2025 - 00:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa UNM
Potret Sumpah Mahasiswa UNM saat Aksi Protes di Depan Menara Pinisi, (Foto: Khaiqal Wahyu.)

PROFESI-UNM.COM – Unjuk rasa dilakukan oleh mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) di depan Menara Pinisi menyuarakan keprihatinan dan menutut pemerintah menghentikan efesiensi anggaran pendidikan. Salah satu orator menegaskan bahwa program pemerintah justru menciptakan generasi yang gemuk bukan generasi yang cerdas, mengingat program makan gizi gratis yang tidak efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan, Jumat (21/2).

“Negara hanya alih menciptakan generasi yang cerdas malah mereka menciptakan generasi yang gemuk entah itu makan gizi gratis atau apapun itu,” tekannya.

Orator inisial M itu menduga terjadinya ketidaktransparanan dalam penggunaan dana efisiensi yang diarahkan ke danantara, yang tidak terawasi oleh (Komisi Pemberantasan Korupsi) KPK dan Badan Pemeriksa Keuangan) BPK. Mengungkapkan keprihatinan bahwa pendidikan saat ini telah bergeser menjadi alat ekonomi bukan lagi fokus pada kualitas pendidikan.

[FOTO] Aksi Mahasiswa demonstrasi Indonesia Gelap-Darurat Pendidikan

“Hasil dari efesiensi anggaran ini menuju kepada danantara, yang dimana dari hasil sestimen saya, danantara ini tidak mampu atau lepas dari pengawasan KPK dan BPK. Pendidikan hari ini telah berubah mengurusi tambang,” tegasnya.

Meskipun diakui bahwa tidak semua masyarakat peduli, orator dari FMIPA itu mengatakan bahwa perlawanan terhadap kebijakan yang merugikan pendidikan justru muncul dari hati nurani para mahasiswa.

Baca Juga Berita :  BEM FT UNM Tuntut Kejelasan Pembangunan Gedung Teknol

“Mungkin ada memang beberapa masyarakat yang acuh, tapi perlawanan itu bangkit dari hati nurani masing – masing teman. Ada beberapa masyarakat yang pro terhadap mahasiswa,” ujarnya.

Terakhir, Ia menyatakan bahwa kedepannya pemerintah dapat memprioritaskan pendidikan dan kesehatan. Berharap program efisiensi ini berjalan dengan baik.

“Pemerintah kedepannya lebih mementingkan pendidikan dan kesehatan. Semoga hasil efesiensi ini dilakukan dan alurnya baik untuk pemerintah,” harapnya.(*)

*Reporter: Nur Syakika

Berita Terkait

Aliansi Mahasiswa FIKK gelar aksi, tuntut evaluasi kinerja pimpinan UNM
Forum Mahasiswa UNM Lakukan Aksi Tandingan Tuntut Kembalikan Rektor
Rektor UNM Dinonaktifkan, Mahasiswa Minta Kementerian Tetap Tindaklanjuti Kasus
Aliansi Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tuntut Transparansi Birokrasi Kampus
BEM UNM Desak Reformasi Tata Kelola Kampus
BEM FT UNM Desak Copot Rektor, Tuntut Pulihkan Citra Kampus
Aliansi Mahasiswa Makassar Sebut Demo Akumulasi Kekecewaan pada Rezim Prabowo-Gibran
Solusi Demonstrasi Bagi Introvert, Tetap Suarakan Aspirasi dengan Nyaman
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:34 WITA

Aliansi Mahasiswa FIKK gelar aksi, tuntut evaluasi kinerja pimpinan UNM

Jumat, 28 November 2025 - 20:22 WITA

Forum Mahasiswa UNM Lakukan Aksi Tandingan Tuntut Kembalikan Rektor

Selasa, 4 November 2025 - 18:34 WITA

Rektor UNM Dinonaktifkan, Mahasiswa Minta Kementerian Tetap Tindaklanjuti Kasus

Kamis, 16 Oktober 2025 - 16:18 WITA

Aliansi Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tuntut Transparansi Birokrasi Kampus

Jumat, 10 Oktober 2025 - 21:33 WITA

BEM UNM Desak Reformasi Tata Kelola Kampus

Berita Terbaru

Pamflet International Conference Oleh FEB UNM, (Foto: ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

ICABS 2026 Hadirkan Pembicara dari Lima Negara

Selasa, 2 Jun 2026 - 22:37 WITA

Ilutsrasi Timeline Sejarah Perantauan Mahasiswa (Foto: Ai).

wiki

Jejak Sejarah Perantauan Mahasiswa

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:26 WITA