PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Program Studi Teknik Komputer, Jurusan Teknik Informatika dan Komputer (JTIK), Universitas Negeri Makassar (UNM), Fransiskus Brayen, berhasil meraih Juara 1 cabang lomba solo pop putra pada ajang Pra-Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Pra-Peksimida) UNM, Minggu (3/5)
Kemenangan tersebut mengantarkannya menjadi wakil UNM pada lomba tingkat daerah mendatang. Brayen mengaku telah mengetahui ajang tersebut sejak masih duduk di bangku SMA. Bahkan, ia pernah mengikuti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) mewakili Provinsi Sulawesi Barat hingga tingkat nasional. Namun, ia sempat mengira bahwa seleksi Peksimida hanya untuk bagi mahasiswa Fakultas Seni.
“Tahun ini saya memberanikan diri menghadap Pak Wakil Dekan III, Pak Mustari Lamada, untuk meminta bantuan agar bisa ikut seleksi. Setelah itu, panitia membuka kesempatan untuk semua fakultas ikut berpartisipasi,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah pendaftaran terbuka, Brayen langsung bergabung sebagai peserta bersama puluhan mahasiswa lainnya. Ia menyebut jumlah pendaftar mencapai lebih dari 30 orang. Dalam proses seleksi, peserta akan memilih satu lagu dari daftar yang telah panitia sediakan. Brayen pun memilih lagu Perahu Kertas versi Tulus untuk dibawakan saat lomba.
Menurutnya, lagu tersebut menjadi tantangan terbesar selama persiapan. Ia menilai versi Tulus memiliki karakter yang cukup berbeda dengan versi asli yang dipopulerkan Maudy Ayunda. “Kesulitannya ada pada penghayatan dan perubahan tempo yang dinamis, jadi saya harus benar-benar memahami teknik vokal, pengaturan napas, dan emosi lagu,” jelasnya.
Pada hari pelaksanaan, lomba dimulai pukul 16.00 WITA dan Brayen mendapat nomor urut 15. Setelah tampil, ia merasa lega karena mampu memberikan penampilan terbaiknya. Suasana pengumuman pemenang pada malam hari pun berlangsung meriah dan menegangkan karena seluruh peserta menampilkan performa yang maksimal.
“Puji Tuhan, saat pengumuman saya berhasil meraih Juara 1. Saya sangat bersyukur karena usaha dan latihan selama ini bisa membuahkan hasil,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan bahwa dukungan keluarga dan teman-temannya menjadi faktor terbesar yang membantunya meraih kemenangan. Brayen berharap prestasi tersebut dapat jadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk berani menunjukkan bakat yang mereka miliki. “Jangan takut mencoba dan mengekspresikan kemampuan yang kalian punya. Dari keberanian kecil untuk tampil, bisa saja terbuka banyak kesempatan dan prestasi di masa depan,” sampainya. (*)
*Reporter: Putri Salsabila







