PROFESI-UNM.COM — Himpunan Mahasiswa Hukum Bisnis (Himahum) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar pelatihan Legal Drafting sebagai upaya meningkatkan kemampuan teknis mahasiswa hukum dalam menyusun dokumen hukum secara sistematis dan aplikatif. Kegiatan ini berlangsung pada Gedung Flamboyan FIS-H UNM Pada Kamis (5/2).
Magister Hukum Bisnis dan Kenegaraan Universitas Gadjah Mada, Raja Husain Menegaskan legal drafting sebagai keterampilan fundamental bagi mahasiswa hukum karena kesalahan redaksi maupun struktur dokumen berpotensi menimbulkan sengketa dan ketidakpastian hukum.
“Legal drafting adalah kemampuan menyusun dokumen hukum secara tepat dan tidak menimbulkan multitafsir,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Raja Husain menjelaskan bahwa banyak mahasiswa hukum telah memahami teori, namun belum terampil menuangkannya ke dalam bentuk dokumen yang aplikatif.
“Mahasiswa perlu belajar kemampuan teknis agar teori dapat diterapkan secara nyata,” jelasnya.
Raja Husain Selaku Pemateri menambahkan teori pembentukan dokumen hukum, khususnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu). Pembahasan mencakup prinsip perumusan norma, kewenangan lembaga negara, hingga tahapan pembentukan Perppu dari perencanaan sampai pengesahan.
“Peserta tidak hanya memahami teori legal drafting, tetapi juga rasionalitas serta implikasi hukumnya,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, peserta harus memiliki pemahaman konseptual yang kuat sekaligus keterampilan praktis dalam menyusun dokumen hukum. Semoga pelatihan legal drafting mampu meningkatkan kesiapan mahasiswa hukum FIS-H UNM menghadapi tantangan praktik hukum di masa mendatang. (*)
*Reporter: Kirei Augusta Aunatullah Uzhma







