PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Praktik Pengalaman Lapangan (KKN-PPL) Universitas Negeri Makassar (UNM) Angkatan XXXI penempatan Kecamatan Liliriaja gelar Pekan Olahraga dan Seni (Porseni). Porseni tersebut yang berlangsung pada 3 hingga 17 November mendatang.
Kegiatan inimerupakan kolaborasi antara tujuh posko KKN-PPL UNM yang berada di wilayah Liliriaja. Porseni ini adalah bentuk kontribusi mahasiswa dalam membangun semangat sportivitas, kreativitas, dan kebersamaan masyarakat.
Porseni kali ini menghadirkan beberapa cabang lomba, di antaranya turnamen futsal se-Kabupaten Soppeng dan lomba joker Kecamatan Liliriaja. Antusiasme peserta dari berbagai kalangan menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap kegiatan positif yang diinisiasi oleh mahasiswa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Koordinator Kecamatan, Qhusty Gotawa menyampaikan tujuan kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi antar warga. Selain itu, menjadi wadah pengembangan bakat dan minat generasi muda di bidang olahraga dan seni.
“Porseni ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi. Tetapi, juga merupakan wadah untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan sportivitas di kalangan masyarakat Soppeng,” jelasnya.
Ia juga berharap agar Panggung Ekspresi setiap sekolah se-Liliriaja dapat menambah dimensi baru dalam kegiatan ini. Harapannya adalah kreativitas dan inovasi siswa dapat berkembang lebih luas dalam menyalurkan Ke-Senian yang mereka praktikkan.
“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang pembelajaran yang berharga bagi seluruh peserta. Dan memberikan euforia yang dikenang baik bagi masyarakat, hingga waktunya tiba. Almamater Jingga akan dipandang indah dalam dalam kenangan masyarakat.” harapnya.
Selain menjadi momentum kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mahasiswa untuk menerapkan nilai pengabdian dan pemberdayaan masyarakat selama masa penugasan KKN-PPL di Kecamatan Liliriaja.
Dengan dukungan masyarakat, pemerintah setempat, dan berbagai pihak terkait, Porseni KKN-PPL UNM Angkatan XXXI diharapkan mampu meninggalkan kesan positif dan menjadi contoh sinergi nyata antara mahasiswa dan masyarakat dalam memajukan daerah. (*)
*Reporter: Yusri Saputra







