PROFESI-UNM.COM – Lembaga Kemahasiswaan (LK) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM) akhir-akhir ini menuai sorotan akibat proses pelantikan yang tak kunjung dilaksanakan. Menanggapi hal tersebut, Dekan FIS-H UNM, Supriadi Torro, ungkapkan rencana pembekuan LK FIS-H UNM, Selasa (27/1).
Menurutnya, keterlambatan pelantikan terjadi karena etika yang pihak terpilih perlihatkan pascaproses pemilihan. Supriadi juga menyinggung aksi demonstrasi yang mengatasnamakan LK FIS-H meski pelantikan resmi belum terlaksana.
“Kamu bisa bayangkan sikapnya. Mereka sudah terpilih, masuk ke kampus, dan langsung melakukan aksi demonstrasi. Kemudian mereka juga membuat surat pernyataan di media massa. Mereka mengatasnamakan LK FIS-H, padahal belum ada proses pelantikan,” tuturnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, ia menegaskan akan membekukan LK FIS-H. Ia menilai pihak-pihak terpilih tidak menunjukkan tata krama serta tidak memiliki norma organisasi yang baik.
“Mereka akan dibekukan sampai mereka insaf bahwa itu bukan cara yang tepat. Terserah mereka saja, karena pengurus ini tidak akan saya lantik,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, formatur Ketua Umum Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (Maperwa) FIS-H UNM, Fahrezi, mengaku belum menerima informasi terkait rencana pembekuan LK. Komunikasi terakhir yang ia terima juga belum menunjukkan adanya keputusan jelas mengenai proses pelantikan.
“Kalau soal pembekuan, kami belum tahu. Belum ada informasi dari pimpinan fakultas. Terakhir kali, Pak Dekan hanya menyampaikan bahwa belum ada keputusan yang jelas untuk pelantikan,” tutupnya. (*)
*Reporter: Ficka Aulia Khaerunnisa







