PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Program Studi Gizi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan magang wajib. Kegiatan ini terlaksana melalui kegiatan penyuluhan kesehatan di Desa Galesong Kota, Kabupaten Takalar, Jumat (30/1).
Sebanyak 51 tim magang mahasiswa Program Studi Gizi UNM menjalani empat rotasi magang. Mulai dari, gizi masyarakat, gizi klinik (manajemen sistem penyelenggaraan makanan), serta gizi olahraga.
Zakiyyah anggota magang tim 30 menceritakan rotasi pertama yang ia dapatkan bersama dengan empat orang dari timnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tim kami mendapat penempatan Magang Gizi Masyarakat pada Desa Galesong Kota yang berlangsung selama kurang lebih empat minggu. Dalam rotasi ini, kami melaksanakan satu tugas yang besar berupa penyuluhan kesehatan kepada masyarakat dengan target 30 responden,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, mengapa tema kegiatan penyuluhan ‘Pencegahan Diabetes Melitus Sejak Remaja’. Karena, terdapat banyak penderita diabetes melitus pada area tersebut.
“Kami juga sudah tanya-tanya ke warga sekitar tentang informasi yang Clinical Instructor (CI) sampaikan memang benar banyak penderita diabetes melitus pada area tersebut. Oleh karena itu, kami mulai edukasi remajanya agar bisa mencegah penyakit tersebut sejak dini,” jelasnya.
Zakiyyah menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan pada Kantor Desa Galesong Kota dan terdapat pendamping langsung oleh Clinical Instructor (CI). Ia menyebut, suasana selama kegiatan berlangsung interaktif.
“Suasananya santai dan tidak formal ketika kegiatan berlangsung, pesertanya juga antusias aktif saat menjawab pertanyaan dan mereka interaktif,” sebutnya.
Pada akhir keterangannya, Ia menitipkan secercah harapan kepada para remaja agar dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga pola makan. Juga, menerapkan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan saya tentunya setelah kegiatan ini, teman-teman remaja bisa lebih peduli terhadap kesehatan tubuhnya. Tidak hanya mengurangi makanan manis, tetapi dari sekarang mulai memilih makanan yang lebih sehat dan bergizi,” pungkasnya. (*)
*Reporter: Ratna Wulandari






