Lailatul Qadr: Malam Kemuliaan yang Lebih Baik dari Seribu Bulan

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 04:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Orang yang Berdo'a di Malam Lailatul Qadr, (Foto: Int.)

Ilustrasi Orang yang Berdo'a di Malam Lailatul Qadr, (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Lailatul Qadr merupakan salah satu malam yang paling mulia dalam ajaran Islam. Malam ini terjadi pada bulan Ramadan dan sebagai waktu turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Bagi umat Islam, Lailatul Qadr menjadi momen istimewa yang penuh rahmat, keberkahan, dan ampunan dari Allah SWT.

Secara bahasa, Lailatul Qadr berarti malam kemuliaan atau malam ketetapan. Dalam Al-Qur’an, malam ini memiliki nilai ibadah yang sangat besar, bahkan lebih baik daripada seribu bulan. Hal ini menunjukkan betapa istimewanya malam tersebut bagi umat Islam yang memanfaatkannya dengan ibadah.

Keutamaan Lailatul Qadr dijelaskan dalam Surah Al-Qadr. Dalam surah tersebut Malaikat Jibril turun ke bumi dengan membawa rahmat dan kedamaian bagi hamba-hamba yang beribadah. Malam ini berlangsung hingga terbit fajar.

Banyak ulama berpendapat bahwa malam lailatul qadr berada pada salah satu malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29. Karena itu, umat Islam memperbanyak ibadah pada malam-malam tersebut.

Malam Kemuliaan yang Lebih Baik dari Seribu Bulan

Dalam menyambut Lailatul Qadr, umat Islam biasanya meningkatkan berbagai amalan. Ibadahnya antara lain salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta memperbanyak doa dan istighfar. Amalan-amalan tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sebagian umat Islam juga melaksanakan i’tikaf di masjid pada sepuluh hari terakhir Ramadan. I’tikaf dengan tujuan memperbanyak ibadah dan memfokuskan diri pada kegiatan spiritual agar dapat meraih keberkahan malam Lailatul Qadr.

Baca Juga Berita :  Regenerasi Demi IKBIM KIP UNM yang Eksis dan Bersinergi

Selain menjadi malam penuh ibadah, Lailatul Qadr juga sebagai waktu yang tepat untuk memohon ampunan dan memperbaiki diri. Banyak umat Islam memanfaatkan momen ini untuk berdoa, berharap agar dosa-dosa mereka terampuni dan kehidupan ke depan menjadi lebih baik.

Dengan berbagai keutamaannya, Lailatul Qadr menjadi malam yang sangat dinantikan setiap Ramadan. Umat Islam berharap dapat meraih keberkahan malam tersebut dengan memperbanyak ibadah dan meningkatkan kualitas keimanan kepada Allah SWT. (*)

*Reporter: Febrianingsih Alsa Putri

Berita Terkait

Jejak Sejarah Perantauan Mahasiswa
Tren Kopi Estetik Picu Fenomena FOMO di Kalangan Mahasiswa
Konsumsi Gula Berlebih Dapat Ganggu Kesehatan dan Tingkatkan Risiko Diabetes
Ibadah Haji Jadi Impian Umat Islam dari Berbagai Negara
Tradisi Pembagian Daging Kurban Jadi Ciri Khas Idul Adha
Perayaan Idul Adha Perkuat Nilai Gotong Royong di Masyarakat
Idul Adha, Hari Raya Kurban Umat Islam
Hindari Sistem Kebut Semalam, Mahasiswa Diminta Siapkan Projek Sejak Awal
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:26 WITA

Jejak Sejarah Perantauan Mahasiswa

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:58 WITA

Tren Kopi Estetik Picu Fenomena FOMO di Kalangan Mahasiswa

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:00 WITA

Konsumsi Gula Berlebih Dapat Ganggu Kesehatan dan Tingkatkan Risiko Diabetes

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:25 WITA

Ibadah Haji Jadi Impian Umat Islam dari Berbagai Negara

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:07 WITA

Tradisi Pembagian Daging Kurban Jadi Ciri Khas Idul Adha

Berita Terbaru

Potret Menteri Pertanian RI saat di Manado, (Foto: Int.)

Kilas Kampus

Hinaan dan Tekanan Antar Menteri Pertanian RI ke Posisi saat Ini

Rabu, 3 Jun 2026 - 23:47 WITA