Ketika Mahasiswa Turun ke Desa, Ilmu Diuji Nyata

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 17 Juli 2025 - 23:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mahasiswa KKN Mengecat Rumah Warga Bersama Anak Desa, (Foto: AI.)

Ilustrasi Mahasiswa KKN Mengecat Rumah Warga Bersama Anak Desa, (Foto: AI.)

 

PROFESI-UNM.COM – Kuliah Kerja Nyata atau yang lebih dikenal dengan singkatan KKN merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang menjadi bagian dari kurikulum wajib di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Lewat program ini, mahasiswa terjun langsung ke tengah masyarakat untuk mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari selama kuliah, sembari belajar tentang dinamika sosial dan kebutuhan riil masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama kurang lebih satu hingga dua bulan, mahasiswa dikirim ke berbagai daerah, mulai dari pelosok desa hingga pinggiran kota untuk menjalankan program kerja berbasis pemberdayaan masyarakat.

Tugasnya pun beragam mulai dari mengajar anak-anak sekolah, membantu administrasi desa, hingga merancang program kesehatan dan ekonomi lokal. Tak hanya soal akademik, KKN menjadi ruang belajar yang luas tentang kehidupan sosial dan kerja sama lintas budaya.

Baca Juga Berita :  Friendship Toxic di Kampus: Tanda-tanda dan Cara Jaga Diri

KKN Sebagai Program Pengabdian

Bagi sebagian mahasiswa, KKN bukan sekadar kewajiban kampus. Ia menjadi pengalaman sekali seumur hidup yang penuh pelajaran, tantangan, dan kejutan. Di sinilah teori dipertemukan dengan realita, dan idealisme diuji oleh kondisi lapangan.

Namun tak bisa dipungkiri, KKN juga penuh tantangan. Jauh dari rumah, fasilitas terbatas, hingga adaptasi dengan budaya lokal menjadi ujian tersendiri. Bahkan, konflik internal kelompok atau miskomunikasi dengan warga pun bisa muncul jika tak ada koordinasi yang baik.

Di sisi lain, KKN juga mengajarkan mahasiswa untuk rendah hati. Banyak yang baru sadar bahwa ilmu dari bangku kuliah belum tentu bisa langsung kita terapkan jika tak disesuaikan dengan kondisi masyarakat. Di sinilah pentingnya sikap terbuka dan kemauan belajar dari warga setempat.

Baca Juga Berita :  Rekomendasi Kue Lebaran dan Strategi Jualan bagi Mahasiswa

Tak sedikit pula mahasiswa yang mengaku mendapat pengalaman paling berkesan justru dari hal-hal kecil seperti makan bersama warga, bermain dengan anak-anak desa, atau membantu petani panen. Momen-momen seperti ini seringkali lebih membekas daripada laporan akhir atau nilai di KRS.

KKN menjadi momen penting untuk mematangkan diri. Bukan hanya dari sisi akademik, tapi juga dari kedewasaan sosial dan kepedulian. Karena pada akhirnya, mahasiswa tak hanya dituntut pintar, tapi juga peka dan tangguh dalam menghadapi kompleksitas kehidupan masyarakat.

Jadi, ketika namamu masuk daftar peserta KKN, jangan panik. Persiapkan dirimu, bukan hanya dengan proposal, tapi juga dengan hati yang siap belajar, berbagi, dan beradaptasi. Sebab bisa jadi, pelajaran hidup terpenting justru kamu temukan di pelosok desa, bukan di ruang kuliah. (*)

*Reporter: Nur Mardatillah

Berita Terkait

Beasiswa Pendidikan 2026 Kembali Dibuka, Mahasiswa Miliki Banyak Peluang Kuliah Gratis
Olah Hormon Stress di Pagi Hari Tingkatkan Produktifitas Diri
Fenomena “Silent Productivity”: Cara Baru Mahasiswa Tetap Produktif Tanpa Tekanan
Cara Efektif Mahasiswa Mengatasi Ngantuk Saat Perkuliahan
Tips Menghadapi Musim Kemarau
Tips Menguasai Adobe Animate bagi Mahasiswa Desain Pemula
Kreativitas Mahasiswa Jadi Kunci Pengembangan Diri di Tengah Tantangan Akademik
Tips Mahasiswa Menghadapi Deadline Tugas yang Menumpuk
Berita ini 297 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:46 WITA

Beasiswa Pendidikan 2026 Kembali Dibuka, Mahasiswa Miliki Banyak Peluang Kuliah Gratis

Sabtu, 25 April 2026 - 22:00 WITA

Olah Hormon Stress di Pagi Hari Tingkatkan Produktifitas Diri

Senin, 20 April 2026 - 19:43 WITA

Fenomena “Silent Productivity”: Cara Baru Mahasiswa Tetap Produktif Tanpa Tekanan

Senin, 20 April 2026 - 19:28 WITA

Cara Efektif Mahasiswa Mengatasi Ngantuk Saat Perkuliahan

Jumat, 17 April 2026 - 01:39 WITA

Tips Menghadapi Musim Kemarau

Berita Terbaru

Sesi foto bersama dalam agenda pelatihan penulisan berita dan persuratan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA

Potret Fachruddin Palapa saat memberikan materi, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

Perkuat Keterampilan Jurnalistik, FT Latih Mahasiswa Penulisan Berita

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:40 WITA

Foto Muh. Syekh Mikail Attahillah Ketua Formatur HMPS Pendidikan Sosiologi, (Foto: Ist.)

Formatur Ketua Umum

HMPS Pendidikan Sosiologi Tetapkan Ketua Formatur Baru di Mubes XV

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:36 WITA

Potret Pimpinan Jurusan, Prodi, dan Fakultas FISH (Foto: Int.)

Pendidikan Sejarah

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Gelar Pameran Budaya Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:04 WITA

E-TABLOID 295

Tabloid

E-TABLOID 295

Senin, 11 Mei 2026 - 23:02 WITA