Kekerasan Buruh Tani, Mahasiswa FE dan FIS Aksi di Fly Over

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 27 September 2016 - 16:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi saat melakukan demonstrasi digelar dalam menyambut hari tani nasional dan menuntut penghentian kekerasan kaum tani di Fly Over, Selasa (27/9). (Foto: Muh Agung Eka S-Profesi)
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi saat melakukan demonstrasi digelar dalam menyambut hari tani nasional dan menuntut penghentian kekerasan kaum tani di Fly Over, Selasa (27/9). (Foto: Muh Agung Eka S-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan aksi di Fly Over, Selasa (27/9). Demonstrasi digelar dalam menyambut hari tani nasional dan menuntut penghentian kekerasan kaum tani.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FE, Muhammad Firdaus mengaku, aksi tersebut harus wajib dilakukan. Menurutnya, pihak pemerintah saat ini dinilai telah melakukan diskriminasi terhadap buruh tani.

“Satu hal yang kita perlu pahami adalah suatu buruh bangsa yang kerap kali dilupakan dan ini yang kemudian kita harus mensejahterakan petani,” tuturnya.

(Baca juga: Ini Tuntutan Mahasiswa FE dan FIS di Hari Tani Nasional)

Sementara itu, Presiden BEM FIS, Muhammad Akbar mengatakan, meski hari tani telah dirayakan pada 24 September lalu namun mereka bersikeras untuk menggelar aksi. Momentum tersebut menjadi hari yang tepat menuntut permasalahan yang sering dialami para petani.

Baca Juga Berita :  Mahasiswa FE UNM Harap Omnibus Law Dicabut

“Meski sudah berlalu, tpi hari ini kita adakan aksi menuntut keluhan-keluhan petani. Apalagi rata-rata mahasiswa memiliki orang tua sebagai petani,” katanya.

(Baca juga: Hari Tani Nasional, Rektor UNM: Petani Harus Dapat Perhatian Khusus)

Aksi ini diikuti oleh beberapa forum, diantaranya Agra Sulawesi Selatan, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pancainda, dan Front Perjuangan Rakyat (FPR).


*Reporter: Muh. Agung Eka S

Berita Terkait

Menilik Biografi Sosok Legenda Pembuat Font Logo Profesi
PMP-OMK XXIX Capai Puncak, LPM Penalaran Kukuhkan 46 Anggota Baru
Mubes Himasera FSD Resmi Tetapkan Formatur Ketua Umum Baru
Sindir Ketimpangan Kelas, Hima Manajemen Desak Pembenahan Gedung BU Lewat Workshop Advokasi
Hima Manajemen Gelar Workshop Advokasi Dan Riset Aksi
Asah Kemampuan Riset, LPM Penalaran Gelar PMP XXIX
Ketua Formatur BEM FEB Resmi Terpilih Melalui Mufak XV
Berita ini 36 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:05 WITA

Menilik Biografi Sosok Legenda Pembuat Font Logo Profesi

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:03 WITA

PMP-OMK XXIX Capai Puncak, LPM Penalaran Kukuhkan 46 Anggota Baru

Senin, 6 Juli 2026 - 22:25 WITA

Mubes Himasera FSD Resmi Tetapkan Formatur Ketua Umum Baru

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:18 WITA

Sindir Ketimpangan Kelas, Hima Manajemen Desak Pembenahan Gedung BU Lewat Workshop Advokasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:12 WITA

Hima Manajemen Gelar Workshop Advokasi Dan Riset Aksi

Berita Terbaru

Foto Bersama Benny Subiantoro Bersama Pengelola Profesi, (Foto: Florencya Alnisa Christin).

Kilas Kampus

Menilik Biografi Sosok Legenda Pembuat Font Logo Profesi

Minggu, 19 Jul 2026 - 23:05 WITA

Ilustrasi Mahasiswa Sedang Mengelola Keuangan, (Foto : Ai.)

Berita Wiki

Kuliah Finansial Nyata Cara Mahasiswa Taklukkan Ujian Akhir Bulan

Minggu, 19 Jul 2026 - 22:30 WITA