JBSI FBS UNM Dukung Internasionalisasi Bahasa Indonesia melalui Webinar Nasional Bulan Bahasa

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 27 Oktober 2025 - 22:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Bersama Saat Selesai Kegiatan Webinar Nasional Bulan Bahasa, (Foto: Ist.)

Potret Bersama Saat Selesai Kegiatan Webinar Nasional Bulan Bahasa, (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – JBSI FBS UNM laksanakan Webinar nasional bulan Bahasa sebagai bentuk tanggung jawab akademik JBSI FBS UNM dalam mendukung internasionalisasi Bahasa Indonesia. Kegiatan itu berlangsung secara luring di ruang Ruang Senat FBS UNM dan daring melalui Zoom Meeting pada senin (27/10)

Ketua Panitia, Zakaria, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini terdapat 515 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi dan kalangan akademik di seluruh Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab akademik JBSI FBS UNM dalam mendukung internasionalisasi Bahasa Indonesia serta memperkuat kolaborasi lintas lembaga pendidikan dan pemerintahan,” ujarnya.

Sejalan dengan Dekan FBS UNM, Ganjar Harimansyah, Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen Republik Indonesia yang menjadi narasumber utama pada Webinar Bulan Bahasa ini, meminta mahasiswa untuk turut menjadi pelopor dalam memperkuat posisi bahasa Indonesia di panggung dunia. Kata Ganjar, mahasiswa saat ini berpeluang menjadi pengajar internasional melalui pengajaran BIPA. Menurutnya, BIPA menjadi trajektori penguatan bahasa Indonesia secara global.

“Untuk para mahasiswa, silakan mengakses berbagai informasi tentang BIPA melalui situs BIPA Kemendikdasmen. Di situ tersedia ratusan bahan ajar BIPA, termasuk kurikulumnya secara utuh. Seperti tadi kata Pak Dekan, bahasa Indonesia saat ini sudah diajarkan di puluhan negara. Jadi, kita semua berpeluang menjadi pengajar bahasa Indonesia untuk dunia,” jelasnya.

Baca Juga Berita :  Dosen PKK FT UNM Beri Pelatihan Perawatan Wajah

Sementara itu, Guru Besar Universitas Negeri Malang, Djoko Saryono, yang juga hadir sebagai narasumber, menekankan pentingnya pembelajaran berbasis literasi pada pengajaran BIPA.

“Literasi lebih tinggi atau lebih luas dari bahasa. Bahasa itu salah satu instrumen literasi. Jadi untuk meningkatkan literasi, maka salah satu yang penting adalah aspek bahasanya. Begitupun dengan pembelaran BIPA, sangat penting memiliki landasan literasi yang kuat. Alangkat baiknya, bahan ajar BIPA yang dikembangkan saat ini berbasis literasi,” paparnya.(*)

*Reporter: Rahmat Hidayat

 

Berita Terkait

UNM Kembangkan Sistem Digital Terintegrasi untuk Tata Kelola Kampus
Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI
UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026
Guru Besar UNM Perkenalkan Teman Karier Inklusi sebagai Hasil Satu Dekade Riset
Farida Aryani Soroti Urgensi Konseling Digital bagi Kesehatan Mental Generasi Muda
Orasi Guru Besar UNM Singgung Peran Keluarga sebagai Fondasi
Jalan Sehat Meriahkan Dies Natalis Ke-65
Dekan FIP Bahas Dampak FOMO pada Generasi Digital
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:37 WITA

UNM Kembangkan Sistem Digital Terintegrasi untuk Tata Kelola Kampus

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:26 WITA

Farida Aryani Dorong Pengembangan Konseling Digital yang Inklusif di Era AI

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:23 WITA

UNM Umumkan Jadwal Pengambilan Jas Almamater Mahasiswa Baru Angkatan 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:31 WITA

Guru Besar UNM Perkenalkan Teman Karier Inklusi sebagai Hasil Satu Dekade Riset

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:27 WITA

Farida Aryani Soroti Urgensi Konseling Digital bagi Kesehatan Mental Generasi Muda

Berita Terbaru