Ikut Aksi Tolak Kenaikan BBM, Waketum PGSD: Keluarga Saya Sangat Terdampak

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 5 September 2022 - 18:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Aliansi Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menggelar aksi menyuarakan aspirasi masyarakat Indonesia mengenai isu Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Sekolah Dasar (HIMA PGSD) juga turun unjuk rasa. Menyampaikan aspirasi keluarganya yang sangat terdampak akibat kenaikan harga BBM. Aksi ini digelar di depan tugu UNM, jalan A.P. Pettarani, Senin (5/9).

Wakil Ketua HIMA PGSD, Fadli Mubarak bercerita bahwa ikut sertanya Ia dalam aksi tersebut demi menyuarakan dampak yang sangat dialami oleh keluarganya sendiri. Ia menambahkan dengan naiknya BBM sumber penghasilan keluarganya pun mengalami kerugian.

Baca Juga Berita :  Aliansi Mahasiswa UNM Tuntut Problematika dan Reformasi Kebijakan Kampus

“Kemarin kakek saya tidak bekerja karena tidak sanggup membeli solar untuk pergi ke empang. Kami akan rugi, karena harga solar di kampungku tidak sebanding dengan pendapatan hasil empang,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut, ia juga mengungkapkan jika pemerintah tidak mendengarkan suara rakyat mengenai kenaikan harga BBM, maka rakyat akan terus melakukan aksi. Kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM dianggap tidak masuk akal dan memiliki dampak buruk pada semua sektor.

Baca Juga Berita :  HMI Desak Presiden Copot Menteri Kemendiktisaintek karena Pelanggaran UU dan Rangkap Jabatan

“Tentunya akan terus ada aksi selanjutnya, karena bukan hanya mahasiswa yang terkena dampaknya, tetapi semua masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Terakhir, Fadli berpesan kepada seluruh mahasiswa untuk mengontrol isu-isu dan kebijakan pemerintah yang merugikan masyarakat.

“Teruslah sadar akan keadaan bahwa bukan hanya kepentingan pribadi yang dibawa, tetapi ada masyarakat-masyarakat kecil di luar yang membutuhkan kekuatan mahasiswa sebagai penyambung lidah terhadap kebiajakan pemerintah,” harapnya. (*)

*Reporter: Iyasnur Eynil/Editor: Aliefiah Maghfirah Rahman

Berita Terkait

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Aliansi Mahasiswa Serukan Aksi, Desak Hentikan Kekerasan dan Bebaskan Tahanan Politik
Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar
Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Mobil Operasional SAR UNM Rusak Imbas Bentrok Mahasiswa dan Ojol
Diskusi Kontemporer Bahas Arah Reformasi Polri, Soroti Krisis Etik dan Kepercayaan Publik
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WITA

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam

Jumat, 3 April 2026 - 01:04 WITA

Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:18 WITA

Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:06 WITA

Aliansi Mahasiswa Serukan Aksi, Desak Hentikan Kekerasan dan Bebaskan Tahanan Politik

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:28 WITA

Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar

Berita Terbaru

Potret Pamflet Pendaftaran Volunteer Kopma Festival 2026, (Foto:Int.)

Kopma

Kopma Festival 2026 Ajak Mahasiswa Jadi Volunteer

Senin, 22 Jun 2026 - 23:42 WITA

Potret Pamflet SI-KONSEN Manajemen, (Foto:Int.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Manajemen FEB Luncurkan SI-KONSEN, Permudah Mahasiswa Tentukan Konsentrasi Studi

Senin, 22 Jun 2026 - 23:31 WITA

Potret Sambutan Ketua Jurusan Seni  Rupa dan Desain, Irfan Ariffin dalam Pameran Tunggal, (Foto: Int.)

Fakultas Seni dan Desain

Suarakan Isu Lingkungan, Mahasiswa Seni Rupa Gelar Pameran Tunggal

Senin, 22 Jun 2026 - 23:12 WITA