PROFESI-UNM.COM – Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) menggelar pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) menghadirkan mahasiswa berprestasi dari berbagai program studi. Puncak kegiatan atau grand final berlangsung di Ruang Senat FBS pada (31/3).
Mawapres 1 Program Vokasi 2026, Izzah Insyirah Armin, mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris Sarjana Terapan Business English Communication, menunjukkan kesiapan melalui pengalaman dan keaktifannya sejak awal perkuliahan.
Ia menyampaikan keikutsertaannya tahun ini merupakan hasil evaluasi dari pengalaman sebelumnya. Ia merasa belum maksimal saat mencoba di tahun lalu, sehingga melakukan persiapan lebih matang untuk menghadapi seluruh tahapan seleksi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya sudah pernah mencoba sebelumnya, tapi merasa belum maksimal. Dari situ saya mula mempersiapkan diri lebih serius,” ujarnya (4/4).
Izzah menuturkan sejak awal dirinya menargetkan posisi Mawapres 1. Target tersebut mendorongnya meningkatkan kualitas diri, baik dari segi akademik, gagasan, maupun kesiapan tampil depan juri.
Dalam proses seleksi, mahasiswi asal Palopo ini menilai gagasan kreatif sebagai tantangan utama. Ia mengembangkan inovasi dari nol hingga membangun platform berbasis web sebagai implementasi ide. Selain itu, tantangan juga muncul saat presentasi karena harus menggunakan bahasa Inggris secara penuh dengan waktu persiapan singkat.
“Awalnya saya sempat merasa tidak akan bisa karena waktunya sangat sedikit, tetapi usaha dan doa orang tua, alhamdulillah saya menyampaikan dengan baik,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga berpesan bagi calon peserta pemilihan mahasiswa berprestasi tahun depan untuk tidak takut pada kegagalan dan terus mencoba dan berusaha.
“Jangan takut gagal, terus coba dan berusaha. Walaupun kadang merasa tidak bisa, tapi kalau kita terus usaha, pasti ada jalan,” pesannya. (*)
*Reporter: Insyiraah Putri Aeni Hs







