Demonstran Bantah Alasan Birokrasi Keluarkan Larangan Berorganisasi bagi Maba

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 14 September 2017 - 15:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi orange menggugat LK se-UNM melayangkan lima tuntutan kepada birokrasi UNM di Pelataran Menara Pinisi, Kamis (14/9). (Foto: Dasrin-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Terkait surat edaran pelarangan mengikuti kegiatan kemahasiswaan bagi mahasiswa baru, birokrasi UNM menetapkan dengan alasan menghindari terjadinya drop out dini. Hal tersebut tertera dalam SE nomor 3883/UN36/TU/2017 yang dikeluarkan pada 16 Agustus lalu.

Menanggapi hal itu, mahasiswa UNM yang tergabung dalam aksi ‘Orange Menggugat’ membantah alasan tersebut. Pasalnya, mereka menilai tak ada bukti fisik bahwa mahasiswa yang tergabung dalam LK terkena dampak DO dini.

Baca Juga Berita :  Ini Tuntutan Aksi Orange Menggugat Jilid 2

“Tak ada data yang membuktikan anak LK terkena DO dini,” bantah Koordinator Lapangan Mudabbir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNM inu juga melontarkan bahwa pihak UNM sengaja ingin mematikan kaderisasi LK. Bahkan lembaga pendidikan di tingkat SMP dan SMA pun mendukung siswanya untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sementara mahasiswa terkesan dibatasi.

Baca Juga Berita :  Administrasi Negara Helat Seminar

“Kita ini mahasiswa, kenapa harus dibatasi. Kita pun tak pernah mengajari kader-kader untuk meninggalkan akademiknya,” keluh Mudabbir.

Sampai saat ini massa aksi masih memenuhi pelataran Pinisi untuk menuntut pencabutan surat edaran tersebut. (*)

*Reporter: St Aminah

Berita Terkait

Bahas Solusi Kontekstual Geometri Lewat Lukisan Rumah Tongkonan, Mahasiswa Matematika Sabet Juara Esai di Unmul
Gratiskan Jas Almamater Maba 2026, Mekanisme Pengambilan Belum Jelas Hingga Kini
Prinsip.id Wadahi Ratusan Mahasiswa Mengabdi di Pelosok
FEB Perkuat Tata Kelola Keuangan UMK Desa Balleanging Lewat Program Pengabdian Masyarakat
Mahasiswa UNM Raih Gold Award IICE 2026 Lewat Inovasi GEOCULTURE-AR
Jelang Pemilihan Rektor, Dekan FEB Tekankan Pembenahan Sarana dan SDM
Pamerkan Alat Peraga Kreatif, FMIPA Ubah Paradigma Belajar Matematika
Usung Teknologi Tepat Guna, FT Tampilkan Berbagai Karya Inovatif
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:25 WITA

Bahas Solusi Kontekstual Geometri Lewat Lukisan Rumah Tongkonan, Mahasiswa Matematika Sabet Juara Esai di Unmul

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:17 WITA

Gratiskan Jas Almamater Maba 2026, Mekanisme Pengambilan Belum Jelas Hingga Kini

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:42 WITA

Prinsip.id Wadahi Ratusan Mahasiswa Mengabdi di Pelosok

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:44 WITA

FEB Perkuat Tata Kelola Keuangan UMK Desa Balleanging Lewat Program Pengabdian Masyarakat

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:39 WITA

Mahasiswa UNM Raih Gold Award IICE 2026 Lewat Inovasi GEOCULTURE-AR

Berita Terbaru

Foto Suasana Pembukaan OPEN dan Pekan Pujangga 2026, (Foto: Nur Hafizhah).

Himaprodi PBSI

Himaprodi PBSI Gelar OPEN dan Pekan Pujangga ke-13

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:45 WITA

Potret Farida pada Kegiatan Upacara Perayaan Dies Natalis UNM ke-65, (Foto : Alyani Fajrina Nursyabri)

Universitas Negeri Makassar

Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa

Sabtu, 1 Agu 2026 - 22:37 WITA