PROFESI-UNM.COM – Ikatan Mahasiswa Muslimpreneur Indonesia (IMMI) Koordinator Komisariat (Korkom) Universitas Negeri Makassar (UNM) terus membuka ruang bagi mahasiswa Muslim yang ingin mengembangkan potensi intelektual, kepemimpinan, serta kewirausahaan berbasis nilai-nilai keislaman.
Penanggung Jawab IMMI Korkom UNM, Muhammad Ayyub, menjelaskan bahwa organisasi ini merupakan organisasi mahasiswa yang berfokus pada pembinaan generasi muda. Adanya organisasi IMMI ini agar generasi dapat menjadi muslimpreneur sejak bangku perkuliahan.
“Organisasi ini hadir sebagai ruang berproses generasi muda untuk mengembangkan intelektualitas, kepemimpinan, dan jiwa kewirausahaan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman,” jelasnya, Ahad (15/2).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa latar belakang terbentuknya IMMI berangkat dari gagasan founder IMMI Pusat. Founder ini melihat melihat masih minimnya wadah bagi mahasiswa Islam untuk belajar dan memulai bisnis sesuai dengan syariat.
“Founder melihat banyak mahasiswa Islam belum memiliki wadah belajar bisnis sejak kuliah, khususnya bisnis yang sesuai syariat Islam. Karena itu, organisasi ini berfokus mengajarkan mahasiswa Muslim di seluruh Indonesia untuk belajar dan berkembang dalam bisnis halal dan berkah,” ungkapnya.
Adapun kriteria peserta yang dapat bergabung dalam organisasi ini adalah mahasiswa aktif yang beragama Islam. Organisasi ini juga menawarkan berbagai manfaat bagi anggotanya, di antaranya kesempatan beasiswa tempat tinggal dan beasiswa prestasi, coaching bisnis privat, pembinaan nilai keislaman dan karakter, hingga peluang permodalan usaha.
Ayyub berharap, kehadiran anggota baru mampu membawa semangat progresif dalam mengembangkan organisasi di lingkungan kampus.
“Harapannya hadir generasi muslimpreneur aktif, progresif dan solutif di lingkungan kampus dalam memajukan IMMI di lingkup UNM,” tutupnya. (*)
*Reporter: Nur Mardatillah







