PROFESI-UNM.COM – Universitas Negeri Makassar (UNM) gelar Workshop Penyusunan Pedoman Penerimaan Mahasiswa Internasional guna mendongkrak skor akreditasi dan memperluas jangkauan akademik institusi. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton, 14-15 Maret 2026.
Wakil Rektor Bidang Akademik UNM, Andi Aslinda menegaskan penyusunan ini merupakan langkah strategis dan nyata bagi universitas. Penyusunan nantinya akan berfungsi sebagai panduan utama dalam mengakselerasi upaya internasionalisasi agar berjalan terarah dan masif.
“Bagi saya, penyusunan pedoman penerimaan ini adalah langkah konkret dan strategis. Dokumen ini akan menjadi kompas kita dalam mendorong internasionalisasi Perguruan Tinggi (PT) secara masif dan terarah,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, ia menuturkan kriteria penerimaan mahasiswa akan mendetail. Mulai dari standar kemampuan bahasa, persyaratan akademik, hingga batasan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebagai syarat bagi calon mahasiswa mancanegara.
“Tentu dalam pedoman harus termuat secara Komprehensif apa kriteria-kriterianya, misalnya mahasiswa yang akan kita terima, IPK hingga bahasanya harus sesuai panduan,” tuturnya.
Selain untuk memperluas jangkauan global, ia menambahkan bahwa komitmen tersebut merupakan instrumen krusial dalam menyukseskan agenda Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) yang tengah dipersiapkan.
“Di saat yang sama, komitmen ini merupakan instrumen krusial dalam menyukseskan agenda Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi yang tengah kita persiapkan bersama,” tambahnya.
Terakhir, ia mengajak seluruh elemen kampus untuk terus bersinergi dan kompak. Baginya, kerja keras kolektif adalah kunci utama untuk membawa UNM menuju institusi pendidikan yang lebih unggul.
“Membangun iklim akademik yang berstandar internasional membutuhkan kerja keras dan kekompakan seluruh elemen. Mari terus melangkah maju dan bersinergi untuk UNM yang lebih unggul,” pungkasnya. (*)
*Reporter: Hafid Budiawan







