PROFESI-UNM.COM – Aksi demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (BEM FT UNM) menuntut kejelasan terkait pembangunan gedung teknol. Aksi tersebut berlangsung di depan Gedung Pinisi UNM pada Jumat (8/8)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ammar sebagai jendral lapangan, menjelaskan bahwa isu kedua dari aksi demonstrasi tersebut adalah gedung teknol yang tidak menunjukkan adanya tanda tanda pembangunan.
“Kasus kedua gedung teknol tidak ada tanda tanda pembangunan,” jelas Ammar.
Ammar melanjutkan dengan rasa kasihan pada teman teman jurusan informatika yang harus berkuliah di lamacca. Padahal, Kampus mereka jelas berada di kampus parangtambung yang kemudian di pindahkan.
“Jelas kasihan teman teman dari jurusan informatika, yang harus berkuliah di lamacca. padahal jelas kampusnya adalah kampus parangtambung kemudian dipindahkan kesini,” lanjut Ammar.
Menanggapi hal tersebut, Dekan Fakultas Teknik Jamaluddin mengatakan bahwasanya telah ada pembahasan terkait dengan perbaikan gedung teknol.
“Sekarang tahapannya sedang dalam tahapan taksasi, sudah dari KPKNL selama kurang lebih lima hari,” ungkapnya.
Lebih lanjut Jamaluddin mengatakan bahwasanya sekarang sedang dalam proses menunggu.
“Pekan lalu kita sampaikan bahwa kita sekarang dalam posisi menunggu, nanti saya sampaikan lagi ke kepala Biro,” tutupnya.
*Reporter: Rahmat Hidayat







