Belajar di Balik Mikrofon, Mahasiswa UNM Cicipi Dunia Profesional Radio Insania

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 01:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Mahasiswa Program Studi Bussines English Communication di Radio Insania Makassar, (Foto: Ist.)

Potret Mahasiswa Program Studi Bussines English Communication di Radio Insania Makassar, (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM — Mahasiswa Program Studi Business English Communication, Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan kunjungan edukatif. Radio Insania Makassar menjadi destinasi kegiatan tersebut, Jumat (13/2).

Dalam kunjungan tersebut, Tim Penyiar Radio Insania menyambut para mahasiswa. Kepala Penyiara, Bagus Subrianto memaparkan sejarah berdirinya radio sejak 2018 sebagai radio komersial yang independen. Bagus menjelaskan, Radio Insania mengusung tagline “Radio Kemanusiaan, Pendidikan, dan Kebudayaan” yang menjadi identitas sekaligus pembeda dari radio pada umumnya.

Baca Juga Berita :  Mahasiswa FEB UNM Gelar Aksi, Desak Perbaikan Sarpras Penunjang Perkuliahan

“Seluruh program kami fokus untuk menyebarkan nilai kemanusiaan dan edukasi. Selain itu, ada pelestarian budaya melalui konten yang relevan dengan masyarakat,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menjelaskan strategi bertahan pada era digital dengan memanfaatkan media sosial. Contohnya, seperti Instagram dan TikTok melalui siaran langsung saat on-air.

“Radio harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Akan tetapi, jangan meninggalkan prinsip etika dan kebenaran informasi,” jelasnya.

Baca Juga Berita :  Panggung Bakat Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia UNM Berhasil Pukau Penonton

Kemudian mahasiswa juga praktik langsung saat berada pada studio. Mulai dari menjadi pengisi suara iklan hingga berbicara di depan mikrofon layaknya penyiar. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata tentang teknik vokal, artikulasi, serta kepercayaan diri dalam dunia penyiaran.

“Pengalaman ini membuka wawasan mahasiswa bahwa radio bukan sekadar media hiburan. Akan tetapi, juga ruang edukasi dan kemanusiaan yang tetap relevan ketika mampu beradaptasi,” pungkasnya. (*)

*Reporter : Ade Kurniawan

Berita Terkait

Safari Ramadan, WR 1 Dorong Standardisasi Sarana dan Prasarana Kampus V
Peluang Studi ke Negeri Kanguru bagi Generasi Muda Indonesia dengan Beasiswa Australia Awards
Himaprodi PBSI UNM Gelar Workshop PKM, Tekankan Keberanian Memulai dan Semangat Kolaborasi
[FOTO] FBS Gelar Workshop Penyusunan Proposal PPK Ormawa 2026
Angkat Arsitektur Ritual Bugis, Dosen Teknik UNM Jadi Pembicara Webinar Internasional
Pimpinan Kampus Nyatakan Siap Dukung Kegiatan Amaliah Ramadan IKA UNM
Gejolak Politik Kampus Pasca Penunjukan Rektor Sementara
Keluarga Mahasiswa Psikologi Gelar Islamic Studies Training 2026, Siapkan Generasi Berkarakter Qur’ani
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:05 WITA

Safari Ramadan, WR 1 Dorong Standardisasi Sarana dan Prasarana Kampus V

Jumat, 27 Februari 2026 - 06:48 WITA

Peluang Studi ke Negeri Kanguru bagi Generasi Muda Indonesia dengan Beasiswa Australia Awards

Jumat, 27 Februari 2026 - 06:16 WITA

Himaprodi PBSI UNM Gelar Workshop PKM, Tekankan Keberanian Memulai dan Semangat Kolaborasi

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:42 WITA

[FOTO] FBS Gelar Workshop Penyusunan Proposal PPK Ormawa 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:33 WITA

Angkat Arsitektur Ritual Bugis, Dosen Teknik UNM Jadi Pembicara Webinar Internasional

Berita Terbaru

Ilustrasi Penggunaan Perangkat Digital Berlebih yang Dapat Memicu Gangguan Penglihatan dan Penurunan Kualitas Tidur, (Foto: AI.)

PROFESI WIKI

Risiko Kelelahan Mata dan Gangguan Tidur pada Era Digital

Minggu, 8 Mar 2026 - 00:35 WITA