PROFESI-UNM.COM — Mahasiswa Program Studi Business English Communication, Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan kunjungan edukatif. Radio Insania Makassar menjadi destinasi kegiatan tersebut, Jumat (13/2).
Dalam kunjungan tersebut, Tim Penyiar Radio Insania menyambut para mahasiswa. Kepala Penyiara, Bagus Subrianto memaparkan sejarah berdirinya radio sejak 2018 sebagai radio komersial yang independen. Bagus menjelaskan, Radio Insania mengusung tagline “Radio Kemanusiaan, Pendidikan, dan Kebudayaan” yang menjadi identitas sekaligus pembeda dari radio pada umumnya.
“Seluruh program kami fokus untuk menyebarkan nilai kemanusiaan dan edukasi. Selain itu, ada pelestarian budaya melalui konten yang relevan dengan masyarakat,” jelasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menjelaskan strategi bertahan pada era digital dengan memanfaatkan media sosial. Contohnya, seperti Instagram dan TikTok melalui siaran langsung saat on-air.
“Radio harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Akan tetapi, jangan meninggalkan prinsip etika dan kebenaran informasi,” jelasnya.
Kemudian mahasiswa juga praktik langsung saat berada pada studio. Mulai dari menjadi pengisi suara iklan hingga berbicara di depan mikrofon layaknya penyiar. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata tentang teknik vokal, artikulasi, serta kepercayaan diri dalam dunia penyiaran.
“Pengalaman ini membuka wawasan mahasiswa bahwa radio bukan sekadar media hiburan. Akan tetapi, juga ruang edukasi dan kemanusiaan yang tetap relevan ketika mampu beradaptasi,” pungkasnya. (*)
*Reporter : Ade Kurniawan







