Selain Penyelesaian Studi, Begini Modus Baru Pungli di FIS UNM

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 26 Mei 2017 - 22:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa FIS UNM saat menggelar aksi di depan gedung FIS, Jumat (26/5) – (Foto: Muh. Agung Eka S – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Praktik pungutan liar (Pungli) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) kembali mencuat setelah aksi yang digelar oleh mahasiswa di gedung birokrat FIS, Jumat (26/5). Mereka pun membeberkan modus yang dilakukan oknum dosen yang diduga melakukan hal tersebut. Sebelumnya, FIS juga diduga melakukan praktik ini pada mahasiswa yang sedang proses penyelesaian studi.

Salah satu mahasiswa prodi Pendidikan Antropologi, Abil mengaku, selama perkuliahan, praktik penyimpangan ini telah berlangsung. Oknum dosen meminta kepada mereka untuk membeli buku dengan dalih untuk penunjang nilai kuliah.

Baca Juga Berita :  Husain Syam Resmi Tutup Dies Natalis ke-56 UNM

Padahal buku tersebut menurutnya, dinilai cukup mahal dengan harga Rp. 50.000 dan dianggap memberatkan mahasiswa. Sebab, buku tersebut merupakan hasil fotokopi yang bahkan bisa dilakukan oleh mereka dengan biaya yang relatif lebih murah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Baru isinya didalam itu cuman fotokopian, kita harus beli karena disitu ada tugas mata kuliah, final,” bebernya.

Baca Juga Berita :  Mahasiswa FIS UNM Kembali Aksi Tolak Pungutan Liar

Ia juga mengatakan, laporan ini sebaiknya untuk segera ditindak lanjuti. Sehingga, praktik penyimpangan tersebut tak terjadi lagi.

Menanggapi persoalan itu, Dekan FIS, Hasnawi Haris akan segera melaporkan hal ini ke prodi Pendidikan Antropologi. Setelah disampaikan, pihak prodi akan mencari tahu kebenaran terkait dugaan praktik pungli yang dilakukan oleh oknum dosek terkait.

“Yah dicatat ini, nanti pihak Antropologi harus cari tahu itu,” ujarnya. (*)


*Reporter: Muh. Agung Eka S

Berita Terkait

Dosen Tekankan Mahasiswa Perlu Melek Politik Bukan Sekadar Menjadi Pengikut
Mahasiswa Tata Busana FT Borong Juara Modest Wear Design Competition 2026
Ketua Umum Hima Manajemen Ungkapkan Peran Himpunan Sebagai Jembatan Mahasiswa
Petik Hima BK, Hadirkan Empat Cabang Lomba
Satu Suara di Depan Menara Phinisi, Bergerak Desak Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Safari Ramadan, WR 1 Dorong Standardisasi Sarana dan Prasarana Kampus V
HMJ PKh FIP UNM Gelar Sekolah Riset Perkuat Dasar Mahasiswa PKh
Peluang Studi ke Negeri Kanguru bagi Generasi Muda Indonesia dengan Beasiswa Australia Awards
Berita ini 16 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 03:25 WITA

Dosen Tekankan Mahasiswa Perlu Melek Politik Bukan Sekadar Menjadi Pengikut

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:42 WITA

Mahasiswa Tata Busana FT Borong Juara Modest Wear Design Competition 2026

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:25 WITA

Ketua Umum Hima Manajemen Ungkapkan Peran Himpunan Sebagai Jembatan Mahasiswa

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:14 WITA

Petik Hima BK, Hadirkan Empat Cabang Lomba

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:03 WITA

Satu Suara di Depan Menara Phinisi, Bergerak Desak Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM

Berita Terbaru

Poster Lomba Esai Nasional yang Diadakan Gongbu, (Foto: Int.)

Info Akademik

Gongbu Buka Lomba Esai Nasional 2026 untuk Pelajar

Rabu, 11 Mar 2026 - 03:21 WITA

Hidangan Telur Balado, Salah Satu Menu Simpel dan Mengeyangkan, (Foto: Int.)

Berita Wiki

Makanan Sahur Simpel yang Bikin Kenyang

Rabu, 11 Mar 2026 - 03:09 WITA