Aliansi Orange Tuntut Delapan Poin Pada Aksi Sumpah Pemuda

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 31 Oktober 2017 - 20:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demonstran Aliansi Orange Menggugat saat berorasi di depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (31/10) – (Foto: Dasrin – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Aliansi Orange Menggugat Universitas Negeri Makassar (UNM) melayangkan delapan tuntutan pada aksi memperingati hari sumpah pemuda. Aksi tersebut berlangsung di depan Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (31/10).

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNM, Mudabbir mengatakan, isi tuntutan ini yakni menuntut pencabutan UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang pendidikan tinggi. Menurutnya UU tersebut mengarah pada komersialisasi serta liberalisme pendidikan.

“Terbukti, Tiap tahunnya UKT semakin mahal sehingga membebani masyarakat,” katanya.

Aliansi Orange menggugat ini juga menuntut terwujudnya demokrasi sejati. Hal ini disampaikan karena ruang demokrasi kampus dianggap semakin dibatasi dengan banyaknya aksi represif yang dilakukan pihak kampus pada mahasiswa yang melakukan demonstrasi.

“Kebebasan berekspresi semakin dikekang bahkan berujung pada pemecatan,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Sosial dan Politik (Sosopol) BEM FMIPA UNM, Ami Jaya, menambahkan, demonstran juga membawa isu-isu sentral seperti menuntut dikembalikannya subsidi listrik 900 VA untuk masyarakat menengah kebawah, Mendesak BNN untuk memberantas penyalahgunaan narkoba, Menuntut penegakan suprementasi hukum dalam pemberantasan korupsi, Menolak Undang-Undang organisasi kemasyarakatan, Hentikan perampasan tanah, serta Menolak tindakan reklamasi.

Baca Juga Berita :  Penyandang Disabilitas Juga Butuh Pendidikan Prof !

“Kami memperjuangkan hak rakyat karena kami tidak bisa lepas dari rakyat, dan kami berani bersuara karena kami memiliki data tentang hal tersebut,” ujarnya. (*)


*Reporter: Karmila

Berita Terkait

Dies Natalis ke-65, Plt Rektor Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif dan Unjuk Prestasi Nasional
Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa
Gratiskan Jas Almamater Maba 2026, Mekanisme Pengambilan Belum Jelas Hingga Kini
Prinsip.id Wadahi Ratusan Mahasiswa Mengabdi di Pelosok
UKM SAR Buka Rekrutmen Diklatsar XXV
Menilik Biografi Sosok Legenda Pembuat Font Logo Profesi
Usung Semangat Tata Kelola Baru, LK FEB Resmi Lantik Kepengurusan Periode 2026–2027
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:10 WITA

Dies Natalis ke-65, Plt Rektor Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif dan Unjuk Prestasi Nasional

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:37 WITA

Relaksasi UKT Capai Rp13,41 Miliar, UNM Fokus Ringankan Beban Mahasiswa

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:17 WITA

Gratiskan Jas Almamater Maba 2026, Mekanisme Pengambilan Belum Jelas Hingga Kini

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:42 WITA

Prinsip.id Wadahi Ratusan Mahasiswa Mengabdi di Pelosok

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:19 WITA

UKM SAR Buka Rekrutmen Diklatsar XXV

Berita Terbaru

Foto Penyerahan Palu Sidang UKM LPM Penalaran di Rumah Adat Luwu, Benteng Somba Opu, (Foto: Ist.)

LPM Penalaran UNM

LPM Penalaran Buka Ruang Kritik untuk Benahi Kepengurusan

Minggu, 9 Agu 2026 - 16:33 WITA

Potret Andi Aslinda, Wakil Rektor Bidang Akademik UNM, (Foto: Int.)

Pilrek

Rekam Jejak Kuat, WR 1 Masuk Bursa Calon Rektor

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:15 WITA

Fakultas Ilmu Pendidikan

Dekan FIP UNM Nilai Calon Rektor Harus Punya Rekam Jejak Kepemimpinan yang Baik

Minggu, 9 Agu 2026 - 02:36 WITA