PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika dan Komputer (JTIK), Program Studi Teknik Komputer (Tekom) meraih juara tiga pada lomba Battle of Logic. Lomba ini menjadi salah satu dari tiga cabang lomba pada kegiatan cabang lomba pada kegiatan Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (Permikomnas) yang berlangsung pada Sabtu, (25/4).
Battle of Logic adalah perlombaan yang menguji kemampuan peserta dalam memahami permasalahan logika, menganalisis solusi, serta implementasi ke dalam bentuk program komputer.
Muh. Zaid Awinar, panggilan akrabnya Zaid, mengungkapkan alasan mengikuti perlombaan karena ajakan dari Ketua Program Studinya. Namun, Ia mengaku sempat menolak untuk ikut karena merasa pemahaman tentang bahasa pemrogramannya menurun karena adanya AI.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tapi karena balasannya beliau, “Masih bisa belajar,” jadi entah kenapa kayak saya setuju saja, seperti penasaran apakah belajar beberapa hari bisa mengembalikan kemampuan ngoding saya walaupun sedikit,” ungkapnya.
Mahasiswa Tekom Raih Juara 3
Mahasiswa kelahiran Bone itu juga menyampaikan bahwa perlombaan ini menjadi lomba pertama yang Ia ikuti. Ia mengaku merasa gugup dari awal hingga selesainya perlombaan.
”Kendala pasti ada, terutama karena lomba pertama ini jadi gugup dari awal sampai selesai lomba. Yang bikin pengambilan keputusan masih agak kurang baik dalam pemilihan metode untuk menyelesaikan soal,” sampainya.
Lebih lanjut, pada saat pengumuman dan terpilih sebagai pemenang juara, Ia mengaku perasaannya campur aduk. Senang karena itu pertama kalinya Ia dapat piala dan sertifikat lomba dan juga sedikit kecewa karena merasa problem solving-nya masih kurang.
”Kan finalnya itu siapa cepat selesai dan tepat maka dia juara, nah saya sudah tahap 80% selesai. Tapi karena gugup jadi berpikir untuk manambahkan output yang tidak diminta, Ini yang bikin saya jadi yang terakhir selesai,” ungkapnya.
Terakhir, mahasiswa alumni SMK Negeri 3 Makassar itu mengatakan ingin kembali ikut dalam perlombaan jika ada kesempatan. Namun untuk saat ini, ia ingin memfokuskan diri terlebih dahulu pada bidang akademiknya.
”Jelas mau, karena vibes lomba (kompetitif) dan orang orang yang kita temui itu jarang saya dapat. Tapi karena kondisi sekarang sudah semester 6 dan banyak yang mau diurus, jadi lebih baik saya cari judul proposal skripsi dulu,” pungkasnya.(*)
*Reporter: Alyani Fajrina Nursyabri







