PROFESI-UNM.COM – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Peduli HIV/AIDS dan NAPZA (MAPHAN) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menyelenggarakan program Pendidikan, Pelatihan, Pencegahan, dan Penanggulangan HIV/AIDS dan NAPZA (PEN-4) ke-XXIII. Program meliputi dua tahap sesi indoor, pada 10 hingga 12 April 2026 di Wisma Latobang Makassar. Kemudian sesi outdoor 1 hingga 3 Mei 2026 di Villa Pinus Dua Malino.
Program tersebut mengangkat tema “Satu Kepedulian, Sejuta Perubahan: Menumbuhkan Peran Mahasiswa sebagai Agen Edukasi dalam Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS dan NAPZA”. Sebanyak 41 peserta terpilih dan mengikuti program setelah melewati proses seleksi.
Ketua Umum UKM MAPHAN UNM, Nurul Fitrah Utama. Ia menyampaikan bahwa pemahaman mengenai HIV/AIDS dan NAPZA penting dalam menjalankan peran organisasi sekaligus membentuk kualitas diri anggota.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
” Program PEN-4 tidak hanya menjadi ajang perekrutan anggota baru UKM MAPHAN UNM. Akan tetapi sebagai sarana ilmu dalam peningkatan kapasitas terkait isu HIV/AIDS dan NAPZA bagi para calon anggota,” sampainya.
Selama tiga bulan pelaksanaan program tersebut, peserta mendapatkan materi dari pihak yang berkaitan langsung dengan isu HIV/AIDS dan NAPZA, serta tenaga medis dan pelatih rehabilitasi kecanduan. Setelah melewati seluruh tahapan, terdata 32 peserta resmi menjadi anggota penuh UKM MAPHAN UNM angkatan XXIII.
Sementara itu, Dewan Pembina UKM MAPHAN UNM, Muhammad Kahfi Sofyan. Dalam sambutannya, Ia mengingatkan anggota baru bahwa pencapaian tersebut bukanlah akhir, melainkan titik awal dari perjalanan panjang dalam berorganisasi.
“Seluruh pengalaman selama proses, termasuk hal-hal yang kurang menyenangkan, merupakan bagian dari pembelajaran untuk membentuk karakter yang tangguh dan siap berkontribusi,” ujarnya. (*)
*Reporter: Ratna Wulandari







