PROFESI-UNM.COM — Futri Nurhasanah terpilih menjadi Formatur Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM). Ia terpilih dalam Rapat Musyawarah Kerja 2026, Kamis (15/01).
Futri menyampaikan bahwa pelantikan merupakan langkah awal yang perlu cepat terlaksana agar roda organisasi berjalan secara maksimal dan terstruktur.
“Saat ini kami masih berfokus pada penyelesaian administrasi seperti pelantikan, hal tersebut menjadi langkah awal yang perlu cepat terlaksana. Setelah itu, barulah kami fokus pada pengawalan dan penyelesaian masalah di FBS,” ujarnya, Senin (19/01).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Futri menambahkan bahwa semangat dan harapan menjadi instrumen penting dalam menyukseskan agenda-agenda organisasi. Menurutnya, keberhasilan BEM tidak hanya ditentukan oleh program kerja, tetapi juga oleh semangat kolektif seluruh elemen mahasiswa.
“Pesan saya tidak banyak, harapan dan semangat merupakan instrumen penting untuk menyukseskan berbagai agenda organisasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Futri berharap seluruh elemen mahasiswa dapat bersama-sama mengembalikan marwah FBS, serta menghidupkan kembali semangat perjuangan mahasiswa.
“Saya berharap kita semua mampu kembali mengembalikan marwah FBS dan menghidupkan nafas perjuangan,” tambahnya.
Futri menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah mekanisme untuk menghadapi berbagai polemik yang mungkin terjadi. Bersamaan dengan tetap mempertimbangkan realitas kelembagaan yang ada.
“Untuk pola mengatasi polemik dan dinamika lembaga tentu bermacam-macam. Alhamdulillah hal-hal tersebut sudah kami rancang dan persiapkan dengan mempertimbangkan realitas kondisi kelembagaan,” pungkasnya. (*)
*Reporter: Gloria Wardania Litak.
*Editor: Muhammad Fauzan Akbar







