PROFESI-UNM.COM — Nur Annafiah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Jurusan Teknik Informatika dan Komputer, berhasil meraih predikat wisudawan terbaik Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (UNM). Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa konsistensi dan tujuan yang jelas mampu mengantarkan mahasiswa pada capaian terbaik di akhir masa studi.
Sejak awal perkuliahan, Nur Annafiah telah menetapkan target pribadi dalam menjalani proses akademik. Ia mengaku selalu mengingat alasan utama dalam berproses dengan sungguh-sungguh.
“Saya selalu mengingat alasan mengapa harus berproses dengan maksimal, dan orang tua menjadi alasan utama saya untuk terus bertahan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Nur Annafiah Ungkap Kunci Konsistensi Akademik
Untuk menjaga konsistensi tersebut, ia memilih memegang amanah sebagai ketua tingkat. Menurutnya, tanggung jawab tersebut menjadi pengingat bahwa ia tidak hanya bertanggung jawab pada diri sendiri, tetapi juga pada lingkungan akademiknya.
“Dengan memiliki tanggung jawab, saya terus diingatkan bahwa sedang berada dalam proses perkuliahan,” tuturnya.
Dalam hal belajar, Nur Annafiah menerapkan metode yang terencana dengan melakukan persiapan sejak awal semester. Ia mengaku terbiasa mempelajari materi sebelum perkuliahan.
“Saya selalu berusaha mempelajari materi sebelum dosen masuk kelas agar tidak benar-benar asing dengan pembahasan,” katanya.
Adapun tantangan terberat yang ia hadapi terjadi saat penyusunan skripsi. Ia mengungkapkan harus mengganti judul skripsi hingga tiga kali, yang menjadi fase paling berat selama masa studi.
“Saya sempat menyusun skripsi dengan tiga judul berbeda, dan itu menjadi tantangan terbesar bagi saya,” ungkapnya.
Meski sempat berada di titik hampir menyerah, dukungan dari lingkungan sekitar menjadi faktor penting yang menguatkannya. Ia menyebut peran orang tua, teman, dan dosen pembimbing sangat berpengaruh dalam proses tersebut.
“Nasihat dan kepercayaan dari orang tua, teman, serta dosen pembimbing membuat saya kembali bangkit,” ujarnya.
Bagi Nur Annafiah, predikat wisudawan terbaik merupakan pencapaian paling berkesan selama menempuh pendidikan sarjana. Ia mengaku momen wisuda menjadi titik emosional tersendiri.
“Ketika nama orang tua saya disebutkan saat wisuda, rasanya sangat membahagiakan dan semua perjuangan terbayar,” katanya.
Setelah meraih predikat tersebut, Nur Annafiah telah menyiapkan rencana ke depan. Ia berencana melanjutkan studi ke jenjang magister.
“Saya berencana melanjutkan studi S2, khususnya jika mendapatkan kesempatan melalui beasiswa,” pungkasnya.(*)
*Reporter: Arya Dewa
*Editor: Muh Apdal Adriansyah







