PROFESI-UNM.COM-Mahasiswa program Kuliah Kerja Nyata Reguler Universitas Negeri Makassar di Desa Borimasunggu, Kecamatan Maros Baru, usai laksanakan kegiatan dialog budaya bersama Tokoh Masyarakat setempat, di Balai Nelayan, pada Jumat (12/9).
Dialog budaya ini turut hadiri oleh Kepala Desa, Kepala Dusun, Ketua RT, Ketua RW Desa Borimasunggu. Selain itu juga hadir Babinsa (Bintara Pembina Desa) dan Bhabinkamtibnas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) dari Kecamatan Maros Baru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun tujuan kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan saran terkait program kerja oleh Tim KKN. Sekaligus menjalin hubungan silahturahmi dengan masyarakat setempat.
Kegiatan ini dipimpin oleh Tesa Adiaksa selaku Ketua Tim KKN Reguler Desa Borimasunggu. Bersama Fadhil Muhammad Rusli, Akmal Anugrah, Khairul Rachmat, Nervayoni Alex. Selain itu juga ada Naifa Aulia Putri, Nurchaliza Lutfia Lukman, Lyra Sulfiani Syamsiah, dan Rivana Rohdiana.
“Jadi kami di Desa Borimasunggu kami observasi juga di tiap-tiap dusun. Hal ini untuk meminta saran terkait dengan program kerja yang akan kami buat,” ucap Tesa Ketua Tim KKN.
Kepada Desa Borimasunggu beri arahan agar tidak terlalu banyak membentuk program kerja akan tetapi fokuskan masyarakat. Selain berdialog, mereka juga melakukan observasi secara langsung di 4 dusun yang berbeda dalam upaya menyusun program kerja.
“Kalau saran program kerja dari kepala desa langsung yang bilang katanya nda usah terlalu banyak program kerja. Namun bagaimana kemudian fokus saja ke masyarakat untuk lakukan pengabdian,” ungkap Tesa dalam sesi wawancara lewat pertemuan daring.
Dalam sesi wawancaranya, Tesa sebagai ketua berharap agar saat menjalankan program kerja masyarakat setempat dapat berpartisipasi aktif untuk mencapai tujuan dari pada program kerja Tim KKN.
“Harapan kami dalam beberapa bulan ini program kerja yang kami buat nantinya ini masyarakat di Desa Borimasunggu bisa juga bepartisipasi dalam merealisasikan program kerja yang kami buat, juga agar saat kami selesai KKN ada tentunya kenang-kenangan yang kami bawa pulang,” ucapnya kepada kru LPM Profesi, (15/9). (*)
Reporter : Florencya Alnisa Christin







