PROFESI-UNM.COM – Mantan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Paturungi Parawansa Karaeng Tobo, tutup usia pada usia 88 tahun.
Almarhum menjabat sebagai Rektor saat UNM masih bernama Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Ujung Pandang, dengan masa jabatan 1982–1991.
Paturungi menghembuskan napas terakhir di RS Grestelina, Makassar, Selasa (16/9), setelah sakit yang dideritanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikutip dari berita detikcom, Sekjen Ikatan Alumni (IKA) UNM, Hasnawi, menyebutkan bahwa sebelum menjabat sebagai Rektor, Paturungi juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Gowa pada 1971–1978.
“Almarhum memiliki banyak legasi positif dalam membangun IKIP/UNM. Beliau dikenal bukan hanya sebagai tokoh pendidikan, tetapi juga tokoh masyarakat Sulawesi Selatan. Tidak heran jika beliau terpilih menjadi anggota DPR RI,” ungkap Hasnawi kepada detikSulsel.
Selain berkarier di dunia pendidikan, Paturungi juga aktif di dunia politik sebagai anggota Fraksi Partai Golkar di DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan pada periode 1997–2004.
Dilansir dari Tribun Timur, Rektor UNM, Karta Jayadi, turut hadir melayat di rumah duka, di kediaman almarhum di Perumahan UNM. Dalam wawancaranya, ia menyampaikan duka mendalam atas wafatnya sosok yang dianggap inspiratif.
“IKIP Ujung Pandang dan Universitas Negeri Makassar kehilangan sosok yang selama ini menjadi inspirasi,” ungkapnya.
Berpulangnya Paturungi Parawansa Karaeng Tobo menjadi duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan masyarakat Sulawesi Selatan.(*)
*Reporter: Florencya Alnisa Chrsitin







