Jalan Pettarani Memanas, Massa Aksi Serukan Reformasi Polri dan Membakar Pos Polisi

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 29 Agustus 2025 - 21:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Demonstran Menyerang Pos Polisi, (Foto: Muhammad Fauzan Akbar)

Potret Demonstran Menyerang Pos Polisi, (Foto: Muhammad Fauzan Akbar)

 

PROFESI-UNM.COM – Telah terjadi kericuhan pada aksi demonstrasi pada, Jumat (29/8). Ratusan demonstran berjalan dari depan Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar (UNM) menuju pos polisi di ujung Jalan A.P. Pettarani.

“Bakar pos polisi!” teriak sejumlah demonstran dengan suara lantang. Kepalan tangan mereka terangkat tinggi mengiringi sorakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Revolusi kepolisian!” kembali menggema dari barisan depan aksi. Teriakan itu disambut riuh oleh para peserta demonstrasi.

Aksi ini mendesak adanya reformasi menyeluruh dalam tubuh Polri. Tuntutan utamanya adalah transparansi, penghentian kekerasan, dan keberpihakan pada rakyat.

Baca Juga Berita :  LK se-FIS Aksi Tuntut Transparansi Anggaran Fakultas

Spanduk-spanduk bertuliskan kritik keras turut dikibarkan. Salah satunya berbunyi, “Polisi pembunuh”

Sejumlah orator juga menyuarakan bahwa reformasi kepolisian adalah kebutuhan mendesak. Mereka menegaskan pentingnya akuntabilitas atas setiap kasus kekerasan aparat.

Suasana Jalan Pettarani semakin memanas dengan kepulan asap ban terbakar. Tabuhan perkusi dan suara peluit membuat situasi kian tegang.

Meski begitu, massa aksi menegaskan bahwa perlawanan mereka lahir dari keresahan bersama.

“Ini bukan sekadar kemarahan, ini suara rakyat terhadap ketidakadilan,” seru seorang demonstran.

Baca Juga Berita :  Perguruan Tinggi Harus Bersaing Secara Global Lewat Penelitian

Mereka juga menyerukan agar Polri kembali pada fungsi dasarnya sebagai pengayom masyarakat.

“Hentikan sikap arogan, jadilah pelindung rakyat,” ucap salah seorang orator.

Teriakan itu bergema hingga ke simpang jalan, membuat pengguna jalan berhenti sejenak menyaksikan. Beberapa warga tampak merekam aksi tersebut dengan ponsel mereka.

Aksi ini menjadi gambaran bahwa reformasi Polri masih menjadi agenda terbuka. Demonstran berjanji akan terus melanjutkan tekanan hingga ada perubahan nyata.(*)

*Reporter: Muhammad Fauzan Akbar

Berita Terkait

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar
Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Mobil Operasional SAR UNM Rusak Imbas Bentrok Mahasiswa dan Ojol
HMI Turun ke Jalan, Tuntut Menteri Pendidikan Tinggi Dicopot atas Dugaan Pelanggaran Hukum
Ketua HMI Koorkom UNM Desak Copot Mendiktisaintek
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WITA

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam

Jumat, 3 April 2026 - 01:04 WITA

Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:18 WITA

Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:28 WITA

Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:30 WITA

Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM

Berita Terbaru

Pamflet International Conference Oleh FEB UNM, (Foto: ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

ICABS 2026 Hadirkan Pembicara dari Lima Negara

Selasa, 2 Jun 2026 - 22:37 WITA

Ilutsrasi Timeline Sejarah Perantauan Mahasiswa (Foto: Ai).

wiki

Jejak Sejarah Perantauan Mahasiswa

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:26 WITA