Kenapa Perlu Bergabung dengan Pers Mahasiswa?

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 25 Juli 2025 - 21:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Lembaga Pers Kampus Kelakukan Kunjungan Media di RRI, (Foto: Ist.)

Foto Lembaga Pers Kampus Kelakukan Kunjungan Media di RRI, (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Pers mahasiswa bukan sekadar wadah menulis berita. Lebih dari itu, ia menjadi ruang tumbuh bagi mahasiswa yang ingin belajar berpikir kritis, peka terhadap isu, dan menyuarakan suara kampus.

Bergabung di organisasi pers mahasiswa membuka peluang besar untuk mengasah keterampilan jurnalistik, mulai dari menulis, wawancara, fotografi, desain, hingga manajemen media. Tak hanya itu, mahasiswa juga dilatih untuk bersikap objektif dan berani menyampaikan fakta di tengah arus informasi yang serba cepat.

Selain keterampilan teknis, pers mahasiswa juga menjadi tempat belajar berpikir tajam dan bertanggung jawab. Di sinilah mahasiswa ditempa untuk tidak hanya memahami isu, tapi juga menuliskannya secara jelas dan jujur kepada publik kampus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan ikut pers mahasiswa, mahasiswa bukan hanya jadi pembaca informasi—tetapi juga penciptanya. Di tengah era disrupsi digital, kemampuan menulis dan berpikir kritis jadi modal penting yang bisa dibawa ke mana saja setelah lulus kuliah.

Melalui liputan langsung, diskusi redaksi, hingga peliputan investigasi ringan, mahasiswa yang tergabung dalam pers kampus akan terbiasa melihat berbagai sudut pandang dalam setiap peristiwa. Hal ini memperkuat kemampuan analisis dan empati, dua hal yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sosial dan profesional.

Tak jarang, alumni pers mahasiswa sukses berkarier di berbagai bidang seperti media massa, komunikasi, LSM, hingga birokrasi. Bekal pengalaman di organisasi ini memberi nilai tambah dalam CV dan wawancara kerja, karena menunjukkan bahwa mahasiswa pernah aktif, kritis, dan produktif selama masa kuliah.

Baca Juga Berita :  Bangun Potensi Desa, Tim PPK Ormawa Profesi Buat Pelatihan Pengolahan Gula Aren Cair

Lebih dari itu, pers mahasiswa juga bisa menjadi ruang perlawanan yang konstruktif. Saat kampus bungkam atas isu-isu tertentu, suara dari pers mahasiswa sering menjadi pengingat bahwa demokrasi dan kebebasan akademik harus terus dijaga. Sebab itu, menjadi bagian dari pers mahasiswa bukan hanya tentang menulis, tapi tentang merawat akal sehat dan keberanian. (*)

Kenapa Mahasiswa Perlu Bergabung dengan Pers Mahasiswa?

PROFESI-UNM.COM – Pers mahasiswa bukan sekadar wadah menulis berita. Lebih dari itu, ia menjadi ruang tumbuh bagi mahasiswa yang ingin belajar berpikir kritis, peka terhadap isu, dan menyuarakan suara kampus.

Bergabung di organisasi pers mahasiswa membuka peluang besar untuk mengasah keterampilan jurnalistik, mulai dari menulis, wawancara, fotografi, desain, hingga manajemen media. Tak hanya itu, mahasiswa juga dilatih untuk bersikap objektif dan berani menyampaikan fakta di tengah arus informasi yang serba cepat.

Selain keterampilan teknis, pers mahasiswa juga menjadi tempat belajar berpikir tajam dan bertanggung jawab. Di sinilah mahasiswa ditempa untuk tidak hanya memahami isu, tapi juga menuliskannya secara jelas dan jujur kepada publik kampus.

Baca Juga Berita :  [PROFESI WIKI] Yuk Kenali Angket pada Instrumen

Dengan ikut pers mahasiswa, mahasiswa bukan hanya jadi pembaca informasi—tetapi juga penciptanya. Di tengah era disrupsi digital, kemampuan menulis dan berpikir kritis jadi modal penting yang bisa dibawa ke mana saja setelah lulus kuliah.

Melalui liputan langsung, diskusi redaksi, hingga peliputan investigasi ringan, mahasiswa yang tergabung dalam pers kampus akan terbiasa melihat berbagai sudut pandang dalam setiap peristiwa. Hal ini memperkuat kemampuan analisis dan empati, dua hal yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sosial dan profesional.

Tak jarang, alumni pers mahasiswa sukses berkarier di berbagai bidang seperti media massa, komunikasi, LSM, hingga birokrasi. Bekal pengalaman di organisasi ini memberi nilai tambah dalam CV dan wawancara kerja, karena menunjukkan bahwa mahasiswa pernah aktif, kritis, dan produktif selama masa kuliah.

Lebih dari itu, pers mahasiswa juga bisa menjadi ruang perlawanan yang konstruktif. Saat kampus bungkam atas isu-isu tertentu, suara dari pers mahasiswa sering menjadi pengingat bahwa demokrasi dan kebebasan akademik harus terus dijaga. Sebab itu, menjadi bagian dari pers mahasiswa bukan hanya tentang menulis, tapi tentang merawat akal sehat dan keberanian. (*)

*Reporter: Nur Mardatillah

Berita Terkait

Cara Mahasiswa Mengatasi Frustrasi Saat Dikejar Laporan
Mahasiswa Baru Wajib Tahu, Begini Etika Ngechat Dosen
Bahaya Microsleep bagi Keselamatan dan Kesehatan Pengguna Jalan
Begadang dan Deadline Jadi ‘Teman’ Mahasiswa di Akhir Semester
Pengaruh Beauty Content TikTok terhadap Kepercayaan Diri Remaja
Kebiasaan Menunda Tugas Masih Jadi Masalah Mahasiswa
Kenali Pengaruh Gaya Hidup terhadap Kesehatan yang Perlu Diketahui
Psikologi Warna dan Makna Mendalam di Balik Spektrum Visual
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:03 WITA

Cara Mahasiswa Mengatasi Frustrasi Saat Dikejar Laporan

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:54 WITA

Mahasiswa Baru Wajib Tahu, Begini Etika Ngechat Dosen

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:51 WITA

Bahaya Microsleep bagi Keselamatan dan Kesehatan Pengguna Jalan

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:42 WITA

Begadang dan Deadline Jadi ‘Teman’ Mahasiswa di Akhir Semester

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:15 WITA

Pengaruh Beauty Content TikTok terhadap Kepercayaan Diri Remaja

Berita Terbaru

Sesi foto bersama dalam agenda pelatihan penulisan berita dan persuratan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA

Potret Fachruddin Palapa saat memberikan materi, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

Perkuat Keterampilan Jurnalistik, FT Latih Mahasiswa Penulisan Berita

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:40 WITA

Foto Muh. Syekh Mikail Attahillah Ketua Formatur HMPS Pendidikan Sosiologi, (Foto: Ist.)

Formatur Ketua Umum

HMPS Pendidikan Sosiologi Tetapkan Ketua Formatur Baru di Mubes XV

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:36 WITA

Potret Pimpinan Jurusan, Prodi, dan Fakultas FISH (Foto: Int.)

Pendidikan Sejarah

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Gelar Pameran Budaya Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:04 WITA

E-TABLOID 295

Tabloid

E-TABLOID 295

Senin, 11 Mei 2026 - 23:02 WITA