[Opini] Kampus dan Kegiatan yang Itu-itu Saja

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 6 Januari 2019 - 11:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah Kritik Akan Kampus FIP UNM yang Jauh dari Budaya Pendidikan
PROFESI-UNM.COM – Dunia kampus merupakan sebuah dunia yang idealnya berisi dengan semangat jiwa, budaya, masyarakat yang mempunyai itikad mencerdaskan dan menghidupkan ilmu pengetahuan. Kampus secara penggambaran idealnya merupakan wadah yang berisi gagasan-gagasan prihal keilmuan dan wadah penyadaran secara besar-besaran terhadap realitas dunia.

Namun dengan adanya gambaran idealitas yang diciptakan, realitas pun berbicara sebaliknya. Sebagai institusi pendidikan, kampus UNM terkhususnya FIP seharusnya maju dengan kegiatan-kegiatan yang berbudaya pendidikan. Bukannya budaya yang hidup berbelok pada budaya fakultas seni dan desain. Hal ini bukanlah sesuatu yang imajinatif, tetapi hal ini merupakan penggambaran yang realis terhadap kampus ini. Bukannya para mahasiswa mengembangkan semangat berpikir, berdiskusi, dan beraksi. Malahan hanya disibukkan pada hal-hal yang basa basi.

Baca Juga Berita :  [Opini] UNM Perpanjang Kuliah Online Mahasiswa Tak Diberikan Subsidi, UKT Lari Ke Mana ?

Keseharian mahasiswa pun masih berjalan pada kebasa-basi-an yang bukannya menciptakan makna pada kampus berpendidikan malahan hanya sibuk pada ranah kerja-mekanis-formalistik yang tak ubahnya menciptakan produk-produk manusia yang bermental apatis, pragmatis, dan mekanis. Hal inilah yang membuat mahasiswa menjadi bisu terhadap persoalan yang ada di dalam dan di luar kampusnya. Menjadikan manusia-manusia yang polos namun berwatak iblis yang hanya mementingkan diri sendiri.

Kurikulum yang Perlu di Ubah

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adanya budaya tercipta pastinya tak jauh dari buah hasil sistem yang diberlakukan, perlu adanya transformasi dari segi budaya, baik itu perevolusian kurikulum yang seharusnya menyadarkan realitas bukannya memenjarakan kesadaran. Dengan adanya transformasi budaya maka para mahasiswa akan keluar dalam sangkar yang memenjarakan pikiran. Baik itu dari segi literatur yang tak terbatas pada buku kuliah, maupun mata kuliah yang bukan hanya diperuntukkan pada pengembangan untuk menjadi tenaga kerja, tetapi diperuntukkan untuk menjadi manusia seutuhnya.

Baca Juga Berita :  [OPINI] Pemilihan Kepala Daerah melalui DPRD: Kemunduran Prinsip Demokrasi

Pembentukan Budaya Baru

Entahlah revolusi sampai kapan bisa terjadi secara universal dalam dunia pendidikan di negeri ini, tetapi jika mau membenahi dari sekarang, maka bisa saja kampus ini menjadi awal dari revolusi intelektual yang kembali menularkan semangat literasi di negeri ini.


*Penulis adalah Habibi Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Makassar (UNM)

Berita Terkait

[OPINI] MENEBANG YANG HIJAU UNTUK MEMBANGUN YANG “KATANYA” HIJAU : SEBUAH KONTRADIKSI EKOLOGIS.
[OPINI] Nurani Indonesia: Sedalam Gus Dur, Seluas Habibie – Sosok Pemimpin yang Dirindukan
[OPINI] Saat Pendidikan Kehilangan Mata Air Kemanusiaan: Sekolah yang Sibuk Mengukur, Tapi Lupa untuk Memeluk.
[ OPINI ] Ketika Pengabdian Guru Dijadikan Alasan untuk Membiarkan Ketidakadilan
[OPINI] Metafora Analitis Hukum Newton III dan Psikologi Kebijakan: Setiap Aksi Negara Melahirkan Reaksi Manusia
[OPINI] Mengeja Kerapuhan Gerakan Mahasiswa: Antara Progresifitas dan Politik Arah Baru
[OPINI] DAS Saddang kabupaten Enrekang: Dari Sumber Kehidupan Menjadi Objek Investasi
[OPINI] Enrekang berada di persimpangan: Antara Kemajuan atau Kehilangan
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:32 WITA

[OPINI] MENEBANG YANG HIJAU UNTUK MEMBANGUN YANG “KATANYA” HIJAU : SEBUAH KONTRADIKSI EKOLOGIS.

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:12 WITA

[OPINI] Nurani Indonesia: Sedalam Gus Dur, Seluas Habibie – Sosok Pemimpin yang Dirindukan

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:08 WITA

[OPINI] Saat Pendidikan Kehilangan Mata Air Kemanusiaan: Sekolah yang Sibuk Mengukur, Tapi Lupa untuk Memeluk.

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:59 WITA

[ OPINI ] Ketika Pengabdian Guru Dijadikan Alasan untuk Membiarkan Ketidakadilan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:50 WITA

[OPINI] Metafora Analitis Hukum Newton III dan Psikologi Kebijakan: Setiap Aksi Negara Melahirkan Reaksi Manusia

Berita Terbaru

Ilustrasi mahasiswi melakukan perawatan wajah menggunakan rangkaian produk skincare, (Foto: AI.)

Tak Berkategori

Mahasiswa Kian Peduli Perawatan Wajah Melalui Skincare

Jumat, 5 Jun 2026 - 15:18 WITA

Ilustrasi Seseorang sedang Berolahraga, (Foto: AI)

wiki

Langkah Menjaga Berat Badan Saat Waktu Libur

Jumat, 5 Jun 2026 - 01:19 WITA

Ilustrasi Mahasiswa Menyusun Rencana Kegiatan Saat Libur (Foto: Ai)

wiki

Tips dan Trik Mahasiswa Produktif Saat Libur Semester

Jumat, 5 Jun 2026 - 01:08 WITA