Anggap UNM Tak Bersih, LK FIS Aksi Cuci Almamater

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 30 Januari 2018 - 15:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) saat melakukan aksi cuci almamater orange di Lapangan Futsal FIS, Senin (29/1) – (Foto: Taufiq – Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Lembaga Kemahasiswaan (LK) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas NegeriMakassar (UNM) melakukan aksi kampanye menuntut aturan Kuliah Kerja Nyata (KKN) berbayar. Aksi tersebut berlangsung di Lapangan Futsal FIS, Senin (29/1).

Jenderal Lapangan (Jendlap), Ferdiansyah mengatakan, aksi cuci almamater ini merupakan varian dari demonstrasi LK FIS. Ini dilakukan sebagai bukti nyata bahwa UNM harus di cuci karena tidak transparansi kepada seluruh mahasiswa yang ada di kampus.

“Sebenarnya aksi cuci alamamater ini termasuk dari varian aksi kali ini, sekaligus sebagai simbolis. Karena pimpinan akan mengeluarkan surat keputusan tentang adanya KKN berbayar. Kalau misalkan ini SK sudah sampai di tangan mahasiswa umum, itu artinya Universitas Negeri Makassar mesti kita cuci karena tidak jelas transparansinya,” ucapnya.

Mahasiswa asal Wajo ini juga menambahkan, semua biaya UKT ini sudah di kalkulasi menjadi delapan semester. Termasuk biaya KKN dan menjadi uang kuliah tunggal.

“Pemahaman teman-teman, KKN sudah termasuk komponen dari pembiayaan UKT,” tambahnya.

Baca Juga Berita :  Suciminarni Made, Nakhoda Baru HMPS PG PAUD UNM

Ia berharap dengan melakukan aksi seperti ini, pihak birokrasi sadar dan bisa mendapatkan transparansi serta regulasi terkait tuntutan yang di ajukan. Agar mahasiswa yang ingin keluar mengabdi ke masyarakat, tidak memikirkan lagi persoalan biaya.

“Semoga tuntutan yang kami ajukan dapat menyadarkan pihak birokrasi dan dapat uemenemukan hasil. Serta itu juga adanya transparansi serta regulasi terkait biaya KKN,” harapnya. (*)

[divider][/divider]

*Reporter : M. Nur Taufik / Editor: Wahyudin

Berita Terkait

Asah Kemampuan Riset, LPM Penalaran Gelar PMP XXIX
Ketua Formatur BEM FEB Resmi Terpilih Melalui Mufak XV
Muktamar XXVI Dihya Abdul Robanni Ajak Kader Perkuat Amanah dan Dakwah
FSD Gelar Drawing Day 2026 sebagai Ruang Ekspresi Seni Gambar Manual
Jelang Milad ke-17, Persiapan Panitia Aksara FIP UNM Capai 80 Persen
Milad ke-17, Aksara FIP UNM Hadirkan Konsep Teaterikal
LPM Profesi Hidupkan Kembali Lomba Setelah Vakum Sejak 2022
Hipma Gowa Komisariat UNM Gelar Nobar Film Pesta Babi, Soroti Dampak PSN di Papua
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:28 WITA

Ketua Formatur BEM FEB Resmi Terpilih Melalui Mufak XV

Senin, 18 Mei 2026 - 19:52 WITA

Muktamar XXVI Dihya Abdul Robanni Ajak Kader Perkuat Amanah dan Dakwah

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:48 WITA

FSD Gelar Drawing Day 2026 sebagai Ruang Ekspresi Seni Gambar Manual

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:14 WITA

Jelang Milad ke-17, Persiapan Panitia Aksara FIP UNM Capai 80 Persen

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:11 WITA

Milad ke-17, Aksara FIP UNM Hadirkan Konsep Teaterikal

Berita Terbaru

Potret Pamflet Pendaftaran Volunteer Kopma Festival 2026, (Foto:Int.)

Kopma

Kopma Festival 2026 Ajak Mahasiswa Jadi Volunteer

Senin, 22 Jun 2026 - 23:42 WITA

Potret Pamflet SI-KONSEN Manajemen, (Foto:Int.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Manajemen FEB Luncurkan SI-KONSEN, Permudah Mahasiswa Tentukan Konsentrasi Studi

Senin, 22 Jun 2026 - 23:31 WITA

Potret Sambutan Ketua Jurusan Seni  Rupa dan Desain, Irfan Ariffin dalam Pameran Tunggal, (Foto: Int.)

Fakultas Seni dan Desain

Suarakan Isu Lingkungan, Mahasiswa Seni Rupa Gelar Pameran Tunggal

Senin, 22 Jun 2026 - 23:12 WITA